Bisa Dideteksi Lewat Smartphone, Aplikasi Pelacak Virus Corona Laku Keras :: Nusantaratv.com

Bisa Dideteksi Lewat Smartphone, Aplikasi Pelacak Virus Corona Laku Keras

Aplikasi Akan Memberitahu Pengguna Jika Berada Dalam Radius 100 Meter Dari Lokasi yang Dikunjungi Orang Dengan Virus Corona.
Bisa Dideteksi Lewat Smartphone, Aplikasi Pelacak Virus Corona Laku Keras
aplikasi Corona 100m. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wabah virus corona yang menyebar pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, China, dan masif menjadi kekhawatiran semua pihak. Selain China, Korea Selatan (Korsel) menjadi salah satu negara yang memiliki jumlah kasus virus corona terbesar.

Demi menekan penyebaran virus mematikan itu, Korsel menciptakan teknologi canggih berupa aplikasi pelacak virus corona, yakni Corona 100m. Aplikasi ini makin populer serta menduduki peringkat keenam dari 15 unduhan teratas di Google Play Store Korea Selatan.

Aplikasi Corona 100m ini memungkinkan pengguna melihat pasien yang terinfeksi virus, mulai dari tanggal, kewarganegaraan, jenis kelamin, usia, dan tempat pasien berkunjung. Dan sesuai namanya, aplikasi ini akan memberitahu pengguna jika mereka berada dalam radius 100 meter dari lokasi yang dikunjungi orang dengan virus Corona.

Baca Juga: TikTok Makin Populer, Facebook Tambah Was-was

Pencipta dan pengembang aplikasi ini, Bae Won-seok mengatakan ada peningkatan dari jumlah pengunduh aplikasi ini. Sejak diluncurkan awal Februari lalu, aplikasi ini telah diunduh lebih dari satu juta kali.

Aplikasi Corona 100m bahkan menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh dalam satu pekan di Negeri Ginseng. "Penginstallan meningkat sekitar 20.000 pengguna dalam setiap jam," ujar Bae.

Terlepas dari aplikasi tersebut, hingga kini, sudah ada 89.064 orang yang dinyatakan terserang virus corona di seluruh dunia serta lebih dari 60 negara yang terinfeksi virus mematikan ini.

Sedangkan di Korsel terdapat 4.212 orang yang terinfeksi dan 17 orang meninggal. Angka ini menjadi yang terbesar di luar China. Di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengonfirmasi sudah ada dua WNI (warga negara Indonesia) yang postif terinfeksi virus corona (COVID-19). Yakni seorang perempuan berusia 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun.

Keduanya terinfkesi virus corona setelah sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Ibu dan anak itu kini dalam pengawasan intensif di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso Jakarta.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0