Heat Map Perlihatkan Sejumlah Orang Masih Beraktivitas di Luar Rumah Selama Pandemi COVID-19 :: Nusantaratv.com

Heat Map Perlihatkan Sejumlah Orang Masih Beraktivitas di Luar Rumah Selama Pandemi COVID-19

Heat Map Tampilkan Jika di AS Masih Ada Orang yang Beraktivitas di Luar Rumah Selama Wabah COVID-19. 
Heat Map Perlihatkan Sejumlah Orang Masih Beraktivitas di Luar Rumah Selama Pandemi COVID-19
Ilustrasi. (Ubergizmo)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wabah virus corona (COVID-19) menyebar sangat masif dan cepat ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemerintah maupun organisasi kesehatan di seluruh dunia telah meminta orang sebisa mungkin tinggal di rumah.

Sebab, dengan mengisolasi diri sendiri, maka itu akan mencegah penyebaran virus corona yang makin meluas. Dimana peneliti berjuang menemukan obat maupun vaksin untuk virus mematikan itu.

Dengan berdiam diri di rumah juga bisa memutus jumlah orang yang terinfeksi COVID-19, sehingga mengurangi beban kerja tenaga medis seperti dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya.

Tampaknya, seperti dilansir Ubergizmo, Sabtu (28/3/2020), meskipun telah diterapkan kebijakan untuk tinggal di rumah, Heat Map memperlihatkan jika di Amerika Serikat (AS), masih ada sejumlah orang yang bepergian dan beraktivitas di luar rumah selama wabah COVID-19. 

Baca Juga: Microsoft Rilis Pelacak Khusus untuk COVID-19

Map ini dihasilkan oleh Tectonix berdasarkan data lokasi smartphone yang dikumpulkan oleh X-Mode. Menurut X-Mode, yang mengklaim jika data ini telah dianonimkan, ini berarti lokasi smartphone tidak terkait dengan identitas pengguna, dan ini hanya untuk menunjukkan di mana orang-orang itu berada.

Tectonix kemudian mengambil data itu dan membuat map, di mana mereka secara khusus mengasah perangkat yang terdeteksi bergerak antara 3 mil hingga 10 mil per jam, memperlihatkan jika masih ada orang-orang yang beraktivitas dengan sepeda atau skuter.

Kendati agak mengkhawatirkan untuk melihat berapa banyak orang yang masih bepergian atau keluar rumah selama wabah COVID-19, tapi setidaknya hal ini bisa membantu pihak berwenang memahami bagaimana virus corona ini menyebar. 

Selama di Uni Eropa, para pejabat memiliki wewenang terhadap operator untuk menggunakan data lokasi dalam membantu melacak penyebaran virus corona, yang juga dapat membantu melacak kontak dan menjangkau mereka yang terinfeksi sebelum mereka menyebarkan COVID-19 ini lebih luas lagi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0