Kominfo Bakal Panggil MiChat Terkait Prostitusi Online :: Nusantaratv.com

Kominfo Bakal Panggil MiChat Terkait Prostitusi Online

Kominfo akan memanggil perusahaan di balik MiChat
Kominfo Bakal Panggil MiChat Terkait Prostitusi Online
Kominfo akan memanggil MiChat terkait prostitusi online. (nonstopnews.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) bakal memanggil sekaligus meminta penjelasan dari pihak perusahaan di balik MiChat, yakni aplikasi pesan instan yang memiliki fitur untuk menemukan teman baru berdasarkan lokasi terdekat.

Aplikasi Michat yang sudah diunduh lebih dari 10 juta kali di Google Play Store itu dikaitkan dengan prostitusi online di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

"(Aplikasi) tidak boleh (digunakan untuk prostitusi online). Kalau memang seperti itu, nanti kita bicara dengan MiChat," ujar Menkominfo Rudiantara dikutip dari Antara, Rabu (12/6/2019). 

Mantan Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) itu belum bisa banyak berkomentar. Sebab, dirinya belum mendapatkan informasi mengenai kasus prostitusi online yang melibatkan aplikasi MiChat.

Rudiantara menilai platform mengobrol dan berjejaring sosial perlu memasang kecerdasan buatan (artificial intelligence) guna menyaring konten yang beredar di platform tersebut.

Sama seperti aplikasi perpesanan instan lainnya, MiChat mendukung pesan dalam bentuk teks, foto dan video. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk kelompok mengobrol dengan anggota hingga 500 orang. Dan telah diunduh lebih dari 10 juta kali di Google Play Store. 

Tak heran, banyak pengguna memanfaatkan aplikasi yang dikembangkan oleh MiChat PTE Limited ini untuk mencari kenalan perempuan yang dapat diajak berhubungan intim. Inilah yang membuat aplikasi MiChat dikaitkan dengan kasus prostitusi online setelah kasus penggerebekan yang melibatkan artis Vanessa Angel di Surabaya, Jatim. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0