Kominfo Blokir Tenor Penyedia Konten GIF di WhatsApp :: Nusantaratv.com

Kominfo Blokir Tenor Penyedia Konten GIF di WhatsApp

Tiba-Tiba Saja Di Berbagai Grup WhatsApp Ramai Menjadi Sorotan. Pasalnya Layanan Bertukar Pesan Singkat Milik Facebook Itu
Kominfo Blokir Tenor Penyedia Konten GIF di WhatsApp
WhatsApp

Jakarta, Nusantaratv.com - Tiba-tiba saja di berbagai grup WhatsApp ramai menjadi sorotan. Pasalnya  layanan bertukar pesan singkat milik Facebook itu ditengarai mengandung konten yang menjurus ke pornografi. Konten menjurus pornografi tersebut berupa gambar bergerak dengan format file GIF.

Tampilan yang menjurus ke pornografi itu dapat dicari dengan mudah di dalam aplikasi dengan kata kunci tertentu. Konten gambar bergerak GIF di WhatsApp disediakan pihak ketiga. File GIF ini biasanya digunakan sebagai pelengkap saat pengguna saling bertukar pesan di WhatsApp. 

Awalnya, warga internet beramai-ramai mengunggah screenshot cara mengakses fitur tersembunyi WhatsApp. Namun, kemudian disadari, langkah tersebut justru membuat konten pornografi itu semakin tersebar.

Keramaian berlanjut dengan ajakan tidak menyebarkan screenshot tersebut. Netizen mendesak pemerintah memblokir fitur tersebut. Bahkan, ada yang meminta WhatsApp diblokir di Indonesia.

Karena banyak mendapat keluhan, Kementerian Komununikasi dan Informatika (Kemkominfo) bereaksi, dengan mengancam akan memblokir layanan pesan instan Whatsapp. Ancaman tersebut akan dilakukan jika WhatsApp tak merespon permintaan Kemkominfo untuk memblokir konten pornografi yang ada di layanan perpesanannya.  

"Pemblokiran dilakukan kalau tidak ada tanggapan serius dari Whatsapp. Rabu harusnya respon. Kalau ngga direspon bakal diblokir Whatsapp," tegas Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (6/11). 

Pihak Kekominfo mengklaim sudah melayangkan peringatan kepada WhatsApp sebanyak tiga kali. Peringatan dilayangkan pada Minggu (5/11) malam, Senin (6/11) dini hari, dan Senin (6/11) pagi.  

Semuel menyatakan bahwa pihaknya juga sudah mengontak Tenor dan Giphy sebagai penyedia konten GIF di WhatsApp. Sebab, konten pornografi dalam bentuk gambar bergerak dengan format GIF itu memang disediakan oleh pihak ketiga, Tenor dan Giphy.

NUSANTARATV.COM: Tiba-tiba saja di berbagai grup WhatsApp ramai menjadi sorotan. Pasalnya  layanan bertukar pesan singkat milik Facebook itu ditengarai mengandung konten yang menjurus ke pornografi. Konten menjurus pornografi tersebut berupa gambar bergerak dengan format file GIF.

Tampilan yang menjurus ke pornografi itu dapat dicari dengan mudah di dalam aplikasi dengan kata kunci tertentu.Konten gambar bergerak GIF di WhatsApp disediakan pihak ketiga. File GIF ini biasanya digunakan sebagai pelengkap saat pengguna saling bertukar pesan di WhatsApp. 

Awalnya, warga internet beramai-ramai mengunggah screenshot cara mengakses fitur tersembunyi WhatsApp. Namun, kemudian disadari, langkah tersebut justru membuat konten pornografi itu semakin tersebar. Keramaian berlanjut dengan ajakan tidak menyebarkan screenshot tersebut. Netizen mendesak pemerintah memblokir fitur tersebut. Bahkan, ada yang meminta WhatsApp diblokir di Indonesia.

Karena banyak mendapat keluhan, Kementerian Komununikasi dan Informatika (Kemkominfo) bereaksi, dengan mengancam akan memblokir layanan pesan instan Whatsapp. Ancaman tersebut akan dilakukan jika WhatsApp tak merespon permintaan Kemkominfo untuk memblokir konten pornografi yang ada di layanan perpesanannya.  

"Pemblokiran dilakukan kalau tidak ada tanggapan serius dari Whatsapp. Rabu harusnya respon. Kalau ngga direspon bakal diblokir Whatsapp," tegas Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (6/11). 

Pihak Kekominfo mengklaim sudah melayangkan peringatan kepada WhatsApp sebanyak tiga kali. Peringatan dilayangkan pada Minggu (5/11) malam, Senin (6/11) dini hari, dan Senin (6/11) pagi.  Semuel menyatakan bahwa pihaknya juga sudah mengontak Tenor dan Giphy sebagai penyedia konten GIF di WhatsApp. Sebab, konten pornografi dalam bentuk gambar bergerak dengan format GIF itu memang disediakan oleh pihak ketiga, Tenor dan Giphy. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika merespons keresahan warga dan instansi lain yang  resah dengan keberadaan konten GIF mengandung pornografi di WhatsApp. Selain memberi teguran dan meminta WhatsApp untuk memfilter gambar porno, Kemkominfo juga mengambil langkah blokir terhadap situs web Tenor yang menyediakan gambar GIF di WhatsApp.

Sejauh ini, diketahui gambar GIF di WhatsApp disediakan oleh pihak ketiga, yaitu Tenor dan Giphy. Keduanya adalah situs web populer yang menyediakan peranti lunak untuk membuat konten GIF.
Pemblokiran ini ditujukan ke 6 domain name server (DNS) dari Tenor, yang di antaranya adalah tenor.com, api.temor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, serta media1. tenor. com.

Kini pihaknya sudah memblokir Tenor sejak Senin (6/11) pagi dan sudah melayangkan permintaan pemblokiran ke semua operator telekomunikasi di Indonesia. "Kami berterima kasih pada masyarakat yang sudah melaporkan. Kami langsung menghubungi Facebook (induk perusahaan WhatsApp) dan mereka bilang sejak Minggu malam sudah melaporkan ini ke aplikasi third party Tenor," ujar Semuel Senin (6/11). 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0