Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Ciptakan Inovasi Bersedekah via Aplikasi :: Nusantaratv.com

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Ciptakan Inovasi Bersedekah via Aplikasi

Mahasiswa UIN menghadirkan inovasi perlunya pembaruan sistem infak
Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Ciptakan Inovasi Bersedekah via Aplikasi
Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga ciptakan inovasi 'Bersedekah via Apikasi'. (Dok. Humas Kemenag)

Malang, Nusantaratv.com - Inovasi Mahasiswa UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Muhammad Al Faridho Awwal, meraih medali emas Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bidang sosial pada PIONIR IX di Malang, Jawa Timur (Jatim). 

Inovasi ini berangkat dari ide perlu pembaruan sistem infak agar memudahkan dermawan yang tidak harus menggunakan kotak amal atau memberikan uang cash ke takmir masjid.

Inovasi sistem penggalangan dana infak ini bernama 'Bersedekah via Aplikasi'. "Para dermawan harus dipermudah dengan system aplikasi untuk mendonasikan uangnya di rumah Allah," ujar Al Faridho, dilansir situs resmi Kemenag, Sabtu (20/7/2019).

"Donasi sistem Quick Respone (QR) bisa menjadi alternatif menggalang bantuan yang diterapkan di masjid dan musholla dan ini cocok untuk kaum milenial," lanjutnya. 

Kendati karya tulisnya dinyatakan sebagai pemenang, namun dewan juri menyarankan Al Faridho untuk melakukan penelitian lanjutan guna memperkuat system aplikasinya.

"Dalam waktu dekat, karya tulis ini nantinya akan saya kolaborasikan penelitian lanjutannya dengan para dosen atau peneliti senior untuk diterbitkan jurnal yang terindeks scopus," tambah remaja kelahiran Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), 22 tahun silam itu.

Bakat menulis dan meneliti Al Faridho diasah sejak berada di sekolah menengah atas (SMA). Setelah masuk di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Sunan Kalijaga pada 2016, ia bergabung di Forum Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (ForSEBI). 

"Walaupun waktu di SMA saya mengambil jurusan IPA, namun ketertarikan terhadap ekonomi dan keuangan Islam sangat kuat," terang Wakil Ketua Jam'iyyah Huffadz wal Mufakkir Islamiyah (JHMI) UIN Sunan Kalijaga itu.

Prestasi lain yang pernah diraih Al Faridho adalah Juara I Islamic Economic Olimpiad (SEO) di Unair (Niversitas Airlangga Surabaya), Juara II Olimpiade Nasional Ekonomi Islam di Universitas Negeri Surabaya, dan Temu Ilmiah Regional FOSSEI di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), dan prestasi lainnya di kancah nasional.

Al Faridho yang bercita-cita menjadi Dosen ini, juga aktif menulis di berbagai jurnal online maupun offline. "Tulisan saya di Jurnal terbitan IAIN Palangkaraya diterbitkan dengan judul Sharia Econimic Edugame. Tulisan lainnya bertajuk, 'Perlukah Labelisasi Syari'ah pada bank Syariah?' beber Al Faridho yang pernah menjadi anggota Tim Delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Kementerian Koordinator Kemaritiman itu.

Sekadar informasi, Lomba Karya Tulis Illmiah Bidang Sosial PIONIR IX Malang diikuti 36 peserta di babak penyisihannya. Terseleksi menjadi 10 peserta untuk mempresentasikan papernya dalam babak final.

Medali Emas diraih Muhammad Al Faridho Awwal (UIN Sunan Kalijaga), Medali Perak direbut Novia Elga Rizkia (UIN Sunan Ampel), Medali Perunggu menjadi milik Nur Hamidah (UIN Sunan Gunung Djati).

Semenara Juara Harapan I, Raudahatun Nasikhah (IAIN Kediri) Harapan II, Haslinda (IAIN Bone) dan Juara Harapan III, Munawwaroh (IAIN Palangkaraya). 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0