Microsoft Rilis Pelacak Khusus untuk COVID-19 :: Nusantaratv.com

Microsoft Rilis Pelacak Khusus untuk COVID-19

Microsoft Mengatakan Portal Pelacak Virus Corona Dibuat Lebih Dari Sepekan yang Lalu.
Microsoft Rilis Pelacak Khusus untuk COVID-19
Microsoft bikin pelacak khusus untuk COVID-19. (News Bytes App)

Jakarta, Nusantaratv.com - Microsoft Bing merilis pelacak khusus untuk pandemi virus corona (COVID-19). Pelacak itu berupa portal yang memberi informasi kepada masyarakat umum soal wabah global COVID-19.

Portal tersebut menawarkan cara untuk memeriksa skala pandemi saat ini, lengkap dengan jumlah infeksi dan kematian yang disebabkannya di seluruh dunia.

Tak hanya itu, seperti dilansir dari News Bytes App, Senin (16/3/2020), portal itu juga menawarkan statistik infeksi global dan spesifik negara untuk menunjukkan skala pandemi serta situasi yang berlaku di masing-masing negara, baik Italia, China, atau India.

Ada pula tab terpisah yang menunjukkan jumlah kematian terkait infeksi di seluruh dunia dan di setiap negara. Seiring dengan statistik infeksi dan kematian, pelacak juga menampilkan berita terkait virus corona dari setiap lokasi.

Baca Juga: Bukan Google, Ini Perusahaan yang Kembangkan Website Screening Virus Corona

(Berita terkait virus corona dari masing-masing negara)

Misalnya, jika Anda menggunakan portal untuk memeriksa jumlah kasus di India, itu juga akan menampilkan pembaruan berita terbaru dari negara tersebut, semuanya terkait dengan wabah virus corona.

Mengenai statistik infeksi, semua angka diperbarui secara teratur dan dikumpulkan dari sumber-sumber resmi seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), dan Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Eropa (ECDC).

Microsoft mengatakan portal dibuat lebih dari sepekan yang lalu. "Banyak orang Bing bekerja (dari rumah) minggu lalu untuk membuat pemetaan dan sumber berita resmi untuk informasi COVID-19," kata Michael Schechter, General Manager untuk Pertumbuhan dan Distribusi Bing di Microsoft dalam sebuah pernyataan.

Pelacak dari Microsoft ini hadir hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pemerintah AS bekerja sama dengan Google membuat situs virus corona.

Sejauh ini, COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 160.000 orang di seluruh dunia. Sejak mulai menyebar dari kota Wuhan, China, COVID-19 telah menginfeksi hampir 1.700.000 orang dan menewaskan lebih dari 6.500 di seluruh dunia. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0