Oktober, Kemenag Bakal Luncurkan Aplikasi Sihalal :: Nusantaratv.com

Oktober, Kemenag Bakal Luncurkan Aplikasi Sihalal

Aplikasi ini akan diuji coba internal pada Agustus
Oktober, Kemenag Bakal Luncurkan Aplikasi Sihalal
Menag Lukman Hakim Saifuddin menerima laporan penyiapan aplikasi sihalal. (kemenag.go.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) akan meluncurkan aplikasi Sihalal, pada Oktober 2019.

Hal itu disampaikan Kepala BPJPH Sukoso dalam rapat kesiapan penyelenggaran pelayanan jaminan produk halal, di Jakarta.

Kepada Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Sukoso melaporkan aplikasi yang telah selesai pengembangan perangkat hardware-nya ini tengah dalam pengembangan modul sertifikasi.

"Aplikasi ini akan diuji coba internal pada Agustus, dan diuji coba external pada September," ujar Sukoso, dikutip situs resmi Kemenag, Kamis (4/7/2019).

Aplikasi yang akan menjadi 'backbone' layanan jaminan produk halal di Indonesia itu rencananya akan di-launching bagi publik pada Oktober 2019.

Hadir dalam rapat tersebut, Staf Khusus Menag Hadi Rahman, Staf Ahli Menag Janedjri M. Gaffar, serta jajaran eselon III dan IV pada BPJPH.

Dalam kesempatan itu, Menag Lukman meminta seluruh jajaran BPJPH untuk fokus pada penyiapan aplikasi Sihalal. Selain penyiapan aplikasi, Menag juga mengingatkan jajarannya untuk terus membangun kerjasama dengan seluruh pihak yang menjadi mitra pelayanan jaminan produk halal, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Bangun kerjasama yang luwes, fleksibel, dan akomodatif. Ingat, bahwa kita memerlukan peran dari semua pihak untuk mewujudkan terselenggaranya kepentingan yang lebih besar, yaitu pelayanan jaminan produk halal bagi masyarakat," tutur Menag.

Untuk itu, Menag meminta jajarannya agar mengerahkan seluruh hati dan pikirannya untuk mewujudkan layanan jaminan produk halal di Indonesia.

"Saya berharap kita bisa menaruh hati di sini. Saya mohon kepada saudara semua untuk memberikan hati dalam mengerjakan ini," tegas Menag.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0