Ratusan Juta Data Pribadi Pengguna Facebook Bocor :: Nusantaratv.com

Ratusan Juta Data Pribadi Pengguna Facebook Bocor

Peneliti Mengatakan Informasi Ini Mungkin Telah Dicuri Dari API Pengembang Facebook Sebelum Akses ke Nomor Telepon Dibatasi Pada Tahun Lalu.
Ratusan Juta Data Pribadi Pengguna Facebook Bocor
Facebook. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Data pribadi pengguna Facebook kembali bocor. Ditemukan lebih dari 267 juta nama, nomor telepon, dan user ID pengguna Facebook bocor di dunia maya. Bahkan bisa diakses oleh siapapun. 

Hal ini diungkap Comparitech yang bekerja sama dengan peneliti keamanan Bob Diachenko. Mereka mengatakan data tersebut dapat berasal dari operasi pencurian ilegal. Diachenko juga menemukan bukti data tersebut bisa jadi merupakan hasil dari penyalahgunaan application programming interface (API) Facebook oleh para penjahat di Vietnam.

Peneliti juga mengatakan informasi itu mungkin telah dicuri dari API pengembang Facebook sebelum akses ke nomor telepon dibatasi pada tahun lalu. Kemungkinan lain adalah bahwa API tidak digunakan sama sekali dan sebagai gantinya data diambil dari halaman profil yang tidak aman sekaligus terbuka ke publik. 

Baca Juga: Facebook dan Instagram Larang Influencer Posting Vape dan Senjata Api

Dilansir dari Phone Arena, Jumat (20/12/2019), Facebook dan situs media sosial lainnya memiliki masalah dengan pencurian karena mereka sering tidak dapat membedakan antara data pengumpulan bot dan pengguna secara sah.

Pengguna Facebook dapat mengurangi kemungkinan data mereka tercuri oleh pihak ketiga dengan mengunjungi Facebook dan mengetuk 'Setting' dan mengatur semua bidang yang relevan ke 'Teman' atau 'Hanya Saya'. Setel 'Apakah Anda ingin mesin pencari di luar Facebook menautkan ke profil Anda' ke 'Tidak'.

Laporan itu mencatat data yang tidak aman bisa membuat para korbannya terancam spam dan percobaan phising. Total 267.140.436 catatan dibiarkan terbuka dan sebagian besar menampilkan informasi pribadi dari pengguna Facebook di AS yang valid. 

Sebelumnya, pada September lalu, ditemukan sebuah server yang menyimpan sejumlah database yang berisi lebih dari 419 juta informasi pengguna Facebook yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, dan Vietnam. Namun menurut Facebook, server tersebut hanya berisi sekitar 220 juta catatan.

Sedangkan menurut Diachenko, bocoran data yang dilihatnya ini berbeda dengan data yang sebelumnya sudah bocor ke publik.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0