Taiwan Larang Penggunaan Zoom, Khawatir Informasi Dialihkan ke China :: Nusantaratv.com

Taiwan Larang Penggunaan Zoom, Khawatir Informasi Dialihkan ke China

Zoom Mengatakan Lalu Lintas Komunikasi Secara Keliru Dialihkan Melalui Beijing.
Taiwan Larang Penggunaan Zoom, Khawatir Informasi Dialihkan ke China
Sumber: Zoom

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Taiwan melarang lembaga pemerintah maupun organisasi non-pemerintah menggunakan Zoom dengan alasan risiko keamanan.

Pelarangan Zoom, yakni aplikasi konferensi video yang populer bagi mereka yang bekerja dari rumah (work from home/WFH) itu, oleh Taiwan dilakukan menyusul informasi jika lalu-lintas (traffic) komunikasi Zoom secara 'keliru' dialihkan melalui China, yang masih menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsinya.

"Departemen Keamanan Dunia Maya Taiwan melarang semua lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah khusus untuk tidak menggunakan hardware, software, dan layanan konferensi video yang menimbulkan risiko keamanan informasi seperti Zoom," demikian dilansir Imore dari DigiTimes, Kamis (9/4/2020).

Baca Juga: Wabah Corona Justru Jadi Berkah Bagi Bos Zoom. Kekayaannya Nambah Rp 64 Triliun Dalam 3 Bulan 

Departemen Keamanan Dunia Maya Taiwan, menjelaskan bila menurut Undang-Undang Manajemen Keamanan Cyber ​​yang mulai berlaku pada 2019, lembaga pemerintah, ketika memilih sistem informasi dan komunikasi, harus memberikan prioritas pada hardware atau software dan layanan yang berasal dari dalam negeri atau yang disediakan oleh pemasok yang dikontrak pemerintah.

Namun untuk alternatif, Pemerintah Taiwan mengizinkan menggunakan Microsoft Team, Google Hangouts Meet, dan Cisco WebEx. Zoom merasa terpukul oleh klaim keamanan dan privasi menyusul popularitasnya yang meledak dalam beberapa pekan terakhir.

Pekan lalu, para peneliti menemukan beberapa lalu lintas komunikasi dari aplikasi Zoom dikirim melalui China, bahkan ketika semua peserta dalam percakapan Zoom itu berada di Amerika Utara.

Tim dari Citizen Lab Universitas Toronto juga menyoroti Zoom memiliki beberapa ratus karyawan di China daratan, yang bisa menyebabkan Zoom berhadapan dengan tekanan dari otoritas China. Zoom mengatakan lalu lintas komunikasi itu secara keliru dialihkan melalui Beijing. Zoom juga telah menyampaikan permintaan maaf.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0