Sepeda Hidrogen Pertama di Dunia Asal Perancis Ini Miliki Daya Tempuh Hingga 150 Km :: Nusantaratv.com

Sepeda Hidrogen Pertama di Dunia Asal Perancis Ini Miliki Daya Tempuh Hingga 150 Km

Rata-rata sepeda listrik memiliki jangkauan sekitar 50 km (31 mil)
Sepeda Hidrogen Pertama di Dunia Asal Perancis Ini Miliki Daya Tempuh Hingga 150 Km
Sepeda hidrogen asal Perancis Alter Bike diklaim menjangkau 150 km untuk satu kali isi ulang. (Pragma Industries)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sepeda bertenaga hidrogen pertama di dunia hadir enam tahun lalu, bernama Alter Bike. Kini, Pragma Industries, perusahaan asal Perancis, baru saja mengumumkan jangkauan kendaraan listrik tersebut naik hingga 50 persen. 

Alter Bike ini adalah hasil kemitraan antara tiga perusahaan. Pragma yang memproduksi sel bahan bakar hidrogen, Cycleurope yang mendesain sepeda dan Ventec yang merancang sistem manajemen baterai.

Dilansir dari New Atlas, Rabu (14/8/2019), sepeda ini dirancang menggunakan baterai lithium-ion dan sel bahan bakar. Sel ini diisi menggunakan tabung gas hidrogen.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, diharapkan pengendara bisa membawa beberapa kartrid hidrogen yang dapat digunakan kembali saat mengisi ulang tenaga yang diperlukan. Untuk sementara, stasiun pengisian ulang hidrogen relatif sedikit dan jarang.

Awalnya, Alter Bike menggunakan tabung gas hidrogen berkapasitas 200-bar (2.901-psi), yang dilaporkan menghasilkan rentang gerak dengan bantuan listrik sekitar 100 km (62 mil) untuk satu kali isi ulang.

Kini, Pragma telah menukar tabung silinder komposit karbon 300-bar (4.351-psi), sehingga diklaim mampu meningkatkan jangkauan hingga 150 km (93 mil) untuk satu kali isi ulang.

Diketahui, rata-rata sepeda listrik memiliki jangkauan sekitar 50 km (31 mil). Namun, saat ini bervariasi dengan jumlah bahan bakar yang digunakan, dan beberapa model diklaim lebih jauh dengan satu kali isi ulang. 

"Sepeda sel bahan bakar hidrogen Altar menawarkan keuntungan signifikan dibandingkan sepeda baterai listrik dalam hal rentang dan pengisian bahan bakar," ujar  Pierre Forte, CEO Pragma.

"Sedangkan baterai biasanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk diisi ulang, tabung hidrogen dapat diisi ulang dalam waktu kurang dari dua menit," sambungnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0