Tech-Flurry, Baterai Cair Berkapasitas Besar dan Ramah Lingkungan :: Nusantaratv.com

Tech-Flurry, Baterai Cair Berkapasitas Besar dan Ramah Lingkungan

Baterai yang dibuat menggunakan bahan-bahan organik
Tech-Flurry, Baterai Cair Berkapasitas Besar dan Ramah Lingkungan
Tech-Flurry merupakan baterai cair yang ramah lingkungan. ( undip.ac.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Penggunaan energi seperti listrik saat ini menjadi salah satu perhatian bagi pemerintah Indonesia. Sebab, listrik merupakan salah satu kebutuhan primer bagi keberlangsungan hidup khususnya di era milenial ini.

Dikutip nusantaratv dari situs resmi Universitas Diponegoro, Jumat (21/6/2019), energi listrik Indonesia memiliki potensi besar untuk energi yang dapat dihasilkan, namun sayang tingginya potensi energi yang dimiliki ini tidak diimbangi oleh alat penyimpananya, sehingga energi yang ada akan terbuang sia-sia.

Untuk itu permasalahan tersebut diperlukan teknologi penyimpanan energi terbarukan yang dapat digunakan yaitu baterai. Baterai yang biasa digunakan sebagai perangkat penyimpanan energi pembangkit listrik energi terbarukan adalah baterai litium-ion. 

Namun sayangnya baterai yang ada sekarang ini merupakan jenis baterai yang tidak ramah lingkungan karena tersusun oleh material an-organik. Maka dari itu mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yakni Faishal Maulana Kusuma (S1-Teknik Kimia), Dita Baeti (S1-Teknik Kimia), dan Peter Kusnadi (S1-Teknik Kimia) mengadakan penelitian mengenai baterai cair yang ramah lingkungan, bernama 'Tech Flurry'. 

Maksud dari ramah lingkungan adalah baterai yang dibuat menggunakan bahan-bahan organik. Bahan-bahan organik yang digunakan adalah larutan TEMPO (sebagai katolit) dan FMN-Na (sebagai anolit). Inovasi ini  seakan-akan membawa angin yang sejuk di dunia energi, karena inovasi penelitian yang dilakukan ini berkaitan dengan inovasi penyimpanan energi masa depan. 

Dimana pada zaman sekarang ini setiap negara berlomba-lomba untuk menuju revolusi Industri 4.0, yang dimana revolusi ini mengedepankan renewable energy dan environment. Maka dari itu penelitian 'Tech Flurry' dapat dijadikan sebagai salah satu jawaban dan solusi di era revolusi Industri 4.0. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0