Waspada! Hacker Bisa Bobol Password Hanya Lewat Suara Ketikan di Keyboard :: Nusantaratv.com

Waspada! Hacker Bisa Bobol Password Hanya Lewat Suara Ketikan di Keyboard

Hacker menggunakan mikrofon yang terdapat di smartphone, metode baru ini dinilai sangat efektif
Waspada! Hacker Bisa Bobol Password Hanya Lewat Suara Ketikan di Keyboard
Hacker bisa bobol password hanya lewat suara ketikan. (iPhone Life)

Jakarta, Nusantaratv.com - Studi terbaru soal keamanan siber mengungkapkan hacker (peretas) ternyata bisa mengetahui kata sandi (password) seseorang hanya dengan mendengarkan korbannya saat mengetikan password di keyboard.

Para peneliti di Southern Methodist University (SMU), di Texas, Amerika Serikat (AS), menyebut hacker menggunakan mikrofon yang terdapat di smartphone, metode baru ini sangat efektif sehingga dapat dilakukan di ruang publik yang bising di mana banyak orang mengetik. 

Mereka menemukan teknik dengan menganalisis berbagai gelombang suara yang dihasilkan ketika keyboard diketik. Setelah mengolah sinyal akustik, mereka bisa memecahkan kode untuk mengetahui tombol yang diketik. Metode ini tidak hanya bisa mengetahui password seseorang, tetapi juga bisa untuk mengetahui email atau pesan pribadi seseorang.

"Berdasarkan apa yang kami temukan, saya kira pembuat smartphone harus kembali memastikan peningkatan keamanan privasi bagi orang-orang yang memiliki akses ke sensor di smartphone," ujar  Eric Larson, Asisten Profesor di Southern Methodist University (SMU), selaku Pemimpim Studi, seperti dilansir dari The Independent, Rabu (21/8/2019).

Aplikasi smartphone seringkali mengharuskan pengguna untuk menerima izin aplikasi untuk mengakses mikrofon perangkat sebagai bagian dari ketentuan layanan mereka.

Ini biasanya untuk memfasilitasi fungsi-fungsi tertentu dari aplikasi, namun dapat dibayangkan bahwa peretas dapat membuat aplikasi jahat untuk tujuan memata-matai, atau meretas aplikasi yang ada untuk secara diam-diam membajak mikrofon smartphone.

Para peneliti memperingatkan bahwa korban tidak akan tahu bahwa mereka sedang diretas, tetapi ada peringatan tertentu untuk metode ini.

Hacker hanya perlu mengetahui jenis material dari alas yang digunakan korban untuk mengetik, karena permukaan logam dan kayu menghasilkan pola gelombang suara yang berbeda.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0