Diluncurkan Maret 2020, Huawei P40 Pro Tanpa Dukungan Google :: Nusantaratv.com

Diluncurkan Maret 2020, Huawei P40 Pro Tanpa Dukungan Google

Huawei Saat Ini Masih Masuk Dalam Daftar Hitam Amerika Serikat untuk Menggunakan Teknologi Buatan Negara Paman Sam Tersebut.
Diluncurkan Maret 2020, Huawei P40 Pro Tanpa Dukungan Google
Huawei P40 Pro diluncurkan di Paris, Perancis, pada Maret 2020. (Cnet)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pada September 2019, Huawei telah merilis Huawei Mate 30 Pro. Kini, perusahaan sedang bersiap meluncurkan smartphone flagship generasi terbaru, yakni Huawei P40 dan P40 Pro, namun masih tetap tanpa dukungan Google Mobile Services.

CEO Huawei, Richard Yu, mengatakan Huawei P40 dan P40 Pro akan diluncurkan di Paris (Perancis), pada Maret 2020. Dia menambahkan Huawei P40 Pro akan berjalan di Android 10, tanpa dukungan Google Mobile Services.

Diketahui, Huawei saat ini masih masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan teknologi buatan Negara Donald Trump tersebut. Akibatnya, Huawei tidak bisa menggunakan secara penuh layanan dari Google.

Baca Juga: Huawei Y9s, Dipersenjatai Tiga Kamera dan Layar Tanpa Poni

Dilansir dari Cnet, Rabu (18/12/2019), Huawei P40 Pro tetap berjalan dengan Android 10, karena menggunakan lisensi open source, sehingga tidak bisa menggunakan layanan Google Play Store. Tak hanya Google Play Store, Huawei P40 Pro juga tidak bisa disematkan aplikasi bawaan yang ada pada smartphone Android, seperti Google Maps, layanan ride-hailing Uber, dan Google Podcast.

Huawei P40 Pro meneruskan jejak Mate 30 Pro, yang keluar pada tahun ini tanpa Google Mobile Services. Dan, Mate 30 Pro menjadi smartphone pertama Huawei yang tidak mendapatkan akses penuh ke Google sejak perang dagang AS dan Tiongkok.

Masa pakai baterai yang lebih baik dan pengaturan kamera yang lebih baik adalah apa yang dapat kita nantikan dengan Huawei P40 Pro - tutur Yu.

Kendati tanpa dukungan Google, penjualan Huawei diperkirakan masih tetap tinggi karena sebagian besar konsumen mereka berada di China. Google memang tidak beroperasi di China, jadi tidak ada ponsel di Negeri Tirai Bambu itu, yang memiliki akses ke Google Mobile Services. Sehingga daftar hitam Huawei AS tidak banyak berpengaruh di pasar terbesarnya tersebut.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0