Samsung Segera Rampungkan Teknologi Baterai Terbaru, Pengisian Penuh Kurang Dari Setengah Jam :: Nusantaratv.com

Samsung Segera Rampungkan Teknologi Baterai Terbaru, Pengisian Penuh Kurang Dari Setengah Jam

Jika Samsung berhasil mengembangkannya, baterai graphene itu bisa secara dramatis mengubah lanskap ponsel
Samsung Segera Rampungkan Teknologi Baterai Terbaru, Pengisian Penuh Kurang Dari Setengah Jam
Smartphone Samsung. (Android Authority)

Jakarta, Nusantaratv.com - Samsung dikabarkan hampir menyelesaikan teknologi baterai smartphone terbaru.

Perusahaan yang berbasis di Seoul, Korea Selatan (Korsel) itu berencana meluncurkan baterai baru itu setidaknya pada perangkat yang dirilis akhir 2021.

Perkembangan teknologi baterai cukup stagnan selama bertahun-tahun. Baterai graphene dapat mengubahnya, menawarkan beberapa kemajuan atas teknologi lithium-ion saat ini, termasuk waktu pengisian yang jauh lebih cepat.

"Samsung berharap memiliki setidaknya satu handset tahun depan atau 2021, yang akan menampilkan baterai graphene. Mampu mengisi penuh dalam waktu kurang dari setengah jam, mereka masih perlu meningkatkan kapasitas sambil menurunkan biaya," demikian tweet @evleaks, dilansir dari Android Authority, Kamis (15/8/2019).

Seperti ditunjukkan @evleaks, perangkat dengan baterai graphene akan dapat mengisi daya lebih cepat daripada baterai lithium-ion saat ini. Selain lebih cepat, baterai juga memiliki kapasitas lebih besar, ringan, dan harga lebih rendah.

Penggunaan graphene dalam teknologi tidak sepenuhnya ide baru. Perusahaan dan organisasi telah bekerja selama bertahun-tahun untuk membawa produk graphene ke industri elektronik konsumen. 

Panasonic sudah mengembangkan baterai graphene kecil yang fleksibel, penelitian Korea mengungkapkan potensi modul memori graphene transparan, dan Samsung juga telah mengembangkan teknologi graphene untuk membuat layar yang lebih fleksibel.

Namun, belum ada yang sedekat sekarang untuk memiliki baterai graphene yang siap untuk dibawa ke pasar.

Jika Samsung berhasil mengembangkannya, baterai graphene itu bisa secara dramatis mengubah lanskap ponsel, sekaligus memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin dalam pengembangan teknologi baterai.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0