Chip Intel Baru Terinspirasi Otak Manusia untuk Bedakan Bau :: Nusantaratv.com

Chip Intel Baru Terinspirasi Otak Manusia untuk Bedakan Bau

Peneliti Bekerja Sama Dengan Ahli Saraf Penciuman Menciptakan Desain Chip Neuromorfik yang Membantu Bedakan Bau.
Chip Intel Baru Terinspirasi Otak Manusia untuk Bedakan Bau
Ilustrasi. (Neowin)

Jakarta, Nusantaratv.com - Antarmuka otak-komputer, jaringan saraf tiruan, dan rekayasa neuromorfik merupakan area di mana para peneliti meniru struktur otak manusia untuk mendorong kerangka kerja dan antarmuka komputasi baru. 

Dilansir dari Neowin, Selasa (17/3/2020), saat ini dalam sebuah makalah yang diterbitkan di Nature, para peneliti di Intel bekerja sama dengan ahli saraf penciuman telah menciptakan desain chip neuromorfik yang membantu membedakan bau.

Chip terinspirasi dari struktur bohlam penciuman, yang merupakan bagian otak yang bertanggung jawab untuk membedakan bau dengan menafsirkan sinyal listrik yang berasal dari sel penciuman di hidung. Desain chip yang diusulkan didasarkan pada sirkuit saraf yang terbakar ketika otak memproses bau dan diimplementasikan pada sistem neuromorfik Intel Loihi.

Baca Juga: Canggih! Teknologi Kecerdasan Buatan Alibaba Mampu Deteksi Virus Corona Dalam Hitungan Detik

Untuk menginterpretasikan sinyal, tim mengumpulkan algoritma saraf yang berfungsi sebagai reseptor untuk impuls listrik. Algoritma dilatih pada dataset 10 jenis bau (pembacaan dan pengukuran dari 72 sensor kimia yang berbeda). 

Alhasil, algoritma saraf mampu secara akurat membedakan antara contoh yang diberikan dengan sampel pelatihan jauh lebih sedikit daripada chip tradisional.

Bau yang dipelajari kemudian diidentifikasi dengan andal meskipun ada gangguan destruktif yang kuat. Resistensi kebisingan semakin ditingkatkan oleh neuromodulasi dan priming kontekstual.

Penelitian ini masih tahap awal dalam fase perkembangan teknologi. Tapi tim di Intel mengklaim algoritma saraf berlaku untuk masalah identifikasi sinyal di mana sinyal dimensi tinggi tertanam di latar belakang yang tidak diketahui. 

Di masa depan, para peneliti berencana meningkatkan desain chip dan memperluas fungsinya selain mendeteksi bau ke indra lain seperti sentuhan dan penglihatan.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0