Google Rancang Algoritma yang Memungkinkan Pengguna Smartphone Menerjemahkan Bahasa Isyarat :: Nusantaratv.com

Google Rancang Algoritma yang Memungkinkan Pengguna Smartphone Menerjemahkan Bahasa Isyarat

Langkah Google ini disambut cukup baik oleh komunitas tuna rungu
Google Rancang Algoritma yang Memungkinkan Pengguna Smartphone Menerjemahkan Bahasa Isyarat
Ilustrasi. (istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Google telah merancang serangkaian algoritma yang memungkinkan pengguna smartphone menginterpretasikan bahasa isyarat dengan memakai kamera ponsel mereka.

Tidak seperti biasanya, Google saat ini memilih untuk tidak membuat aplikasi. Namun, Google lebih memilih untuk merilis kode ke open-source bagi pengembang untuk membuat aplikasi sendiri.

Dilansir dari The Inquirer, Kamis (22/8/2019), bahasa isyarat menggunakan kombinasi model detektor telapak tangan, yang dikenal sebagai BlazePalm. Tangan akan bekerja seperti peramal, dan pengenal isyarat yang dapat mengetahui dengan tepat apa arti dari gerak tangan tersebut. Bahasa isyarat berkerja dengan membagi tangan dalam 21 titik yang memberikan data yang cukup. 

Langkah Google ini disambut cukup baik oleh komunitas tuna rungu. Kendati begitu, beberapa orang mempertanyakan apakah machine learning benar-benar bisa menangkap nuansa bahasa isyarat, terlebih dalam percakapan yang kompleks.

Untuk diketahui, bahasa isyarat memiliki banyak hal yang tidak mudah dipahami sebagaimana bahasa lisan oleh kecerdasan buatan. Hal itu akan menjadi kurang membantu ketika menerjemahkan konteks.

Selain itu, ada variasi lokal bahasa isyarat hingga dialek yang berbeda seperti BSL dan Makaton, yang perlu disertakan dan disempurnakan sebelum dijadikan aplikasi yang layak untuk dikomersialkan.

Selain Google, Microsoft juga melakukan upaya serupa untuk layanan terjemahannya. Perusahaan swasta lainnya juga terus bereksperimen dalam menjembatani kesenjangan antara komunikasi verbal dan non-verbal.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0