Kemenko Perekonomian Bahas Kesiapan Digital 4.0 :: Nusantaratv.com

Kemenko Perekonomian Bahas Kesiapan Digital 4.0

Kesiapan Digital 4.0 Indonesia Dibahas dan Dibukukan Kemenko Perekonomian
Kemenko Perekonomian Bahas Kesiapan Digital 4.0
Ilustrasi Transformasi Digital/ E2Consulting.co.id

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mengadakan diskusi Telematika Akhir Tahun 2019 bertajuk 'Indonesia Digital Readiness towards Dual Giga Connected and Intelligent Nation' di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Digitalisasi telah menimbulkan perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sejalan dengan perkembangan internet yang pesat," ujar Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo.

Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) yang andal dengan kecepatan tinggi dibutuhkan untuk menghubungkan infrastruktur ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI) dan kawasan pariwisata, serta UMKM. Selain itu, dengan penggunaan TIK akan menimbulkan efisiensi tinggi dalam menghubungkan Sabang sampai Merauke.

Baca Juga: Inovasi Kemeperin Dalam Melahirkan Teknologi Batik Cap Otomatis

Dalam kesempatan yang sama, Kemenko juga meluncurkan Buku Putih (White Book) berjudul 'Indonesia Digital for Future Economy & Inclusive Urban Transformation'. Penerbitan Buku Putih ini merupakan bentuk sinergi yang diharapkan akan menjadi dasar mengarahkan kebijakan pemerintah untuk mendorong pemerataan dan seluruh manfaat dalam pembangunan, khususnya ekonomi digital yang inklusif, adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru ke Provinsi Kalimantan Timur, diharapkan buku putih ini bisa memberikan gambaran awal kemampuan digital lintas sektor pemerintahan untuk aplikasi layanan publik utama seperti kependudukan, kesehatan, logistik dan perhubungan, manajemen risiko bencana, serta layanan finansial.

Di samping itu, beberapa acuan standar pita lebar (Broadband Standard Recommendation), ketentuan/kebutuhan kinerja (performance requirements) untuk high data rate, dan strategi International Telecommunication Union (ITU) 2020-2023 diharapkan dapat memberi gambaran kebutuhan awal pemindahan IKN berbasis TIK.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1