Tato Elektroda Bisa Rekam Aktivitas Otak Manusia :: Nusantaratv.com

Tato Elektroda Bisa Rekam Aktivitas Otak Manusia

Teknologi Ini Diklaim Lebih Murah dan Dapat Diproduksi Hanya dengan Menggunakan Printer Inkjet.
Tato Elektroda Bisa Rekam Aktivitas Otak Manusia
(Foto: New Atlas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah insinyur di Eropa berhasil memanfaatkan tato dengan elektroda untuk merekam aktivitas electroencephalography (EEG). Ini merupakan teknologi yang digunakan untuk memantau aktivitas otak manusia.

Dilansir dari New Atlas, Senin (18/5/2020), teknologi ini diklaim lebih murah dan dapat diproduksi hanya dengan menggunakan printer inkjet. "Gelombang otak berada di frekuensi rendah dan sinyal EEG memiliki amplitudo yang sangat rendah," kata Laura Ferrari, kepala proyek tato elektroda.

"Gelombang itu jauh lebih sulit ditangkap dalam kualitas tinggi daripada sinyal EMG atau EKG," lanjutnya.

(Foto: New Atlas)

Diketahui, tato tersebut dibuat menggunakan polimer konduktif yang dapat dicetak dengan menggunakan printer inkjet. Tes klinis menemukan teknologi baru ini sama efektifnya dengan elektroda konvensional dalam mengukur sinyal EEG.

Selain itu, elektroda konvensional juga membutuhkan gel konduktif yang dapat kering dalam beberapa jam. Hal ini membuatnya tidak dapat digunakan untuk pengukuran dalam jangka panjang.

Baca Juga: Militer AS Kembangkan Perangkat Pendeteksi Virus Corona

Elektroda baru ini menawarkan kontak kulit dengan akurat dan stabil. Pengukurannya juga bisa dilakukan dalam jangka panjang, selama proses EGG diperlukan. Inovasi ini juga diklaim lebih murah dari pada elektroda basah, dan tentunya lebih nyaman digunakan.

Francesco Greco, salah satu peneliti yang ikut serta dalam proyek ini dari Graz University of Technology, menyatakan ketersediaan printer inkjet membuat teknologi ini lebih murah.

Sedangkan keuntungan lainnya, alat ini lebih nyaman dipakai dan dapat digunakan untuk pengukuran jangka panjang dalam komparasi langsung dengan elektroda biasa.

"Karena pencetakan inkjet dan substrat yang tersedia secara komersial, tato kami secara signifikan lebih murah daripada elektroda EEG saat ini dan juga menawarkan lebih banyak keuntungan dalam hal kenyamanan pakai dan pengukuran jangka panjang dibandingkan secara langsung," ungkap Greco.

Para peneliti juga mengklaim elektroda ini efektif untuk melakukan pengukuran magnetoensefalografi (MEG). MEG juga kerap menjadi pelengkap pengukuran EEG yang menawarkan data aktivitas otak di bagian tertentu.

"Dengan metode ini, kami menghasilkan elektroda yang kompatibel dengan MEG yang sempurna sambil mengurangi biaya dan waktu produksi," tutur Greco.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0