Ancaman Virus Corona, Facebook Batalkan Konferensi Pengembang F8 di California :: Nusantaratv.com

Ancaman Virus Corona, Facebook Batalkan Konferensi Pengembang F8 di California

Facebook Akan Mengadakan Kombinasi Acara yang Digelar Secara Lokal, Video, dan Konten yang Disiarkan Secara Langsung.
Ancaman Virus Corona, Facebook Batalkan Konferensi Pengembang F8 di California
Ilustrasi Facebook. (Newsfeed)

Jakarta, Nusantaratv.com - Facebook mengatakan akan membatalkan konferensi pengembang tahunan, F8, akibat kekhawatiran wabah virus corona baru (COVID-19).

Dilansir dari Reuters, Jumat (28/2/2020), konferensi F8 Facebook, yang tahun lalu diikuti 5.000 orang dari seluruh dunia itu, dijadwalkan akan dihelat pada 5-6 Mei 2020, di San Jose, California, Amerika Serikat (AS).

Di sisi lain, Microsoft pada Kamis (27/2/2020), mengatakan masih berencana untuk mengadakan konferensi pengembangnya sendiri di Seattle, AS, pada akhir Mei. Tapi Microsoft mengundurkan diri dari konferensi F8, yang dijadwalkan berlangsung bulan depan di San Francisco.

Microsoft bergabung dengan sejumlah perusahaan multinasional guna membatalkan partisipasinya dalam acara tersebut, dan membatasi karyawan dalam melakukan perjalanan bisnis sebagai reaksi dari wabah virus corona.

Konstantinos Papamiltiadis, Direktur Kemitraan Facebook, mengatakan guna menggantikan konferensi F8, Facebook akan mengadakan kombinasi acara yang digelar secara lokal, video, dan konten yang disiarkan secara langsung.

Sementara itu, juru bicara Facebook mengatakan perusahaan telah memberlakukan pembatasan sementara bagi karyawannya untuk melakukan perjalanan bisnis ke daratan China, Korea Selatan dan Italia, di mana kasus wabah virus corona dilaporkan makin mengganas.

Microsoft juga berencana mengadakan acara secara digital untuk menggantikan acara Game Developers Conference, yang rencananya dihelat pada 16-18 Maret mendatang. Facebook sebelumnya menarik diri dari konferensi game tersebut, dan membatalkan konferensi pemasaran global yang diikuti 4.000 peserta, yang juga merupakan acara Facebook yang rencananya digelar di San Francisco, AS.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS pada Rabu (26/2/2020), melaporkan kasus virus corona yang tidak diketahui asalnya di California utara, yang menjadi markas dari sejumlah perusahaan teknologi besar di dunia. Hal ini berpotensi menjadi kasus pertama penyebaran virus corona di komunitas AS.

Gubernur California Gavin Newsom, pada Kamis (27/2/2020), mengatakan California sedang memantau lebih dari 8.400 orang dengan gejala virus corona setelah mereka tiba dengan menggunakan penerbangan komersial. Tapi California tidak memiliki alat pendeteksi, dan pemeriksaan dilakukan dengan aturan pengujian federal.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0