Apple Developer Academy Hadir di Surabaya :: Nusantaratv.com

Apple Developer Academy Hadir di Surabaya

Apple Developer Academy di Surabaya menerima 100 siswa yang telah melalui seleksi Tes Potensial Akademik (TPA) dan wawancara
Apple Developer Academy Hadir di Surabaya
Apple Developer Academy hadir di Surabaya. (Dok. Humas Kemenperin)

Jakarta, Nusantaratv.com - Setelah hadir di Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan, Banten, Apple Developer Academy hadir di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan ini, Apple menggandeng Universitas Ciputra.

Lisa Jackson, Wakil Presiden Apple untuk Lingkungan, Kebijakan Publik dan Inisiatif Sosial, mengaku pihaknya antusias dalam peluncuran Apple Developer Academy kedua di Indonesia, yang berlokasi di Universitas Ciputra, Surabaya.

"Kami antusias untuk meluncurkan Apple Developer Academy kedua di Surabaya ini, sebagai pusat unggulan untuk teknologi, kreativitas dan kewirausahaan. Kerja sama ini akan menimbulkan banyak kesempatan untuk para pengembang dan memajukan ekonomi aplikasi Indonesia yang sedang berkembang pesat," ujar Lisa.

Pada batch perdananya, Apple Developer Academy di Surabaya menerima 100 siswa yang telah melalui seleksi Tes Potensial Akademik (TPA) dan wawancara.

Sedangkan fasilitas Apple Developer Academy dibuat untuk memperkenalkan, melatih, dan menginspirasi siswa tentang iOS. Selanjutnya, kelas yang disediakan meliputi pembelajaran bahasa pemrograman Objective-C dan Swift. Kelas-kelas di Apple Developer Academy diselenggarakan setiap hari untuk para siswa tersebut.

Sesi yang diberikan dikemas dalam pembelajaran interaktif dan melibatkan mentor terlatih dari Apple, yang juga merupakan ahli bahasa pemrograman Swift. Swift adalah bahasa program intuitif dan kuat oleh Apple dan dibuat untuk membuat aplikasi di iOS, Apple TV dan Apple Watch.

Swift juga memberikan pengembang dalam kebebasan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk membuat generasi perangkat lunak yang mutakhir.

Dalam kesempatan itu, Achmad Sigit Dwiwahjono, Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), mengatakan kehadiran Apple Developer Academy, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia dan ketiga di dunia setelah Brasil dan Italia.

Ditambahkannya, Apple Developer Academy merupakan bentuk investasi Apple di Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar dapat bersaing dan berkontribusi terhadap ekonomi digital yang sedang berkembang di Tanah Air.

"Kota Surabaya dipilih karena memiliki potensi untuk ikut menjadi bagian dari pertumbuhan industri digital nasional," terang Sigit.

Menurut Sigit, yang dilakukan Apple Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah dalam memacu kegiatan penelitian dan pengembangan di dalam negeri khususnya yang terkait dengan sektor industri. Hal ini sesuai impelementasi dari program prioritas yang ada di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0

"Tentunya, kami berharap hadirnya pusat inovasi yang dibangun oleh Apple ini mampu menghasilkan pengembangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri, sekaligus menciptakan produk yang bernilai tambah tinggi di tengah perkembangan era revolusi industri 4.0 di Indonesia," cetusnya.

Di sisi lain, pendirian akademi tersebut bagian dari proposal Apple dalam upaya memenuhi ketentuan regulasi mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Dalam proposalnya, PT Apple Indonesia memilih skema penghitungan TKDN berbasis pengembangan inovasi dengan nilai total investasi sebesar USD44 juta dengan jangka waktu tiga tahun, terhitung sejak 2017.

"Kami ingin akademi ini dapat juga menantang dan menginspirasi seluruh siswanya melalui pendekatan berbagai bidang dalam pengajaran dan pembelajaran," sambung Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin. 

Selain itu, Apple Developer Academy diharapkan menjadi wadah yang disediakan oleh Apple untuk memberikan siswanya pada kemampuan dan ide dalam membuat aplikasi yang akan dipasarkan melalui App Store.

Ide-ide inovatif akan direalisasikan dan diimplementasikan dalam bentuk aplikasi iOS, seperti smartphone, smartwatch, dan lain-lain.

"Aplikasi yang tercipta pun diarahkan menjadi startup berbasis teknologi yang nantinya akan berdampak luas, dan memberikan nilai positif bagi bangsa serta masyarakat Indonesia," tukas Janu.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0