Apple Dituding Edarkan Lagu Bajakan :: Nusantaratv.com

Apple Dituding Edarkan Lagu Bajakan

Penggugat Nilai Apple Terlibat Dalam Kasus Ini Karena Mereka Terikat Kontrak Dengan Adasam Limited.
Apple Dituding Edarkan Lagu Bajakan
Apple dituding mengedarkan lagu bajakan. (Apple Insider)

Jakarta, Nusantaratv.com - Apple digugat sekelompok asosiasi musik di California, Amerika Serikat (AS). Raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California, AS itu, dituding mengedarkan lagu pop dan jazz ilegal di iTunes Store.

Gugatan itu ditujukan terhadap Apple dan distributor musik Adasam Limited di pengadilan distrik Northern District of California. Sedangkan pihak penggugat yakni SA Music, The Harold Arlen Trust, Ray Henderson Music Co. dan Four Jays Music Company.

Dilansir dari Apple Insider, Selasa (31/3/2020), mereka menuduh Adasam Limited, distributor musik yang berbasis di Inggris itu, menjual lagu-lagu era 1920 hingga 1960-an, yang mereka peroleh tanpa izin resmi, sedangkan mereka tidak memiliki hak untuk mengedarkan rekaman tersebut. 

Baca Juga: Apple dan Gedung Putih Bersinergi, Rilis Aplikasi dan Situs Web COVID-19

Sementara itu, salah satu lagu yang mereka tuding ilegal, yaitu 'Stormy Weather' milik Lena Horne, dimana RCA sebagai pemegang lisensi untuk lagu tersebut menjual di iTunes seharga 1,29 dolar AS. Tapi Adasam Limited justru menjual lagu tersebut seharga 99 sen.

Para penggugat dalam berkas tuduhannya menyebut Adasam Limited beroperasi dengan nama-nama yang berbeda di iTunes, seperti Blue Orchid, Six Week Smile dan Atlantic Motion.

Penggugat menilai Apple terlibat dalam kasus ini karena mereka terikat kontrak dengan Adasam Limited guna mengedarkan katalog ilegal di iTunes Store. Dalam beberapa kasus, lagu-lagu bajakan ditawarkan untuk melegitimasi lagu duplikat yang ditawarkan label rekaman.

Semua ini secara jelas menunjukkan Adasam Limited melakukan operasi musik bajakan secara besar-besaran. Apple mengetahui hal itu, atau sengaja memilih untuk mengabaikan, ada bukti pembajakan, dan berpartisipasi dalam pelanggaran skala besar - tulis tuntutan tersebut.

Penggugat memiliki rekam jejak dalam lagu-lagu populer standar jazz, di antaranya Harold Arlen, yang terlibat menulis 'Over the Rainbow', Harry Warren melalui lagu 'The Chatanooga Choo Cho' dan 'I Only Have Eyes for You', kemudian Ray Henderson, yang menulis 'Bye Bye Blackbird'.

Dalam gugatannya, para penggugat meminta ganti rugi serta larangan Apple dan Adasam Limited untuk menggunakan karya-karya tergugat yang dilanggar tersebut.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0