ATDSI Siap Sukseskan Siaran TV Digital ke Seluruh Penjuru Tanah Air :: Nusantaratv.com

ATDSI Siap Sukseskan Siaran TV Digital ke Seluruh Penjuru Tanah Air

Rencananya, 34 provinsi Indonesia akan menerima siaran TV digital pada Maret 2020
ATDSI Siap Sukseskan Siaran TV Digital ke Seluruh Penjuru Tanah Air
Sekjen ATSDI Tulus Tampubolon.

Jakarta, Nusantaratv.com - Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) siap menyukseskan siaran televisi digital bagi masyarakat di segala penjuru Indonesia. Upaya ini sebagai dukungan nyata ATSDI terhadap komitmen pemerintah dalam mewujudkan penyiaran di Indonesia yang profesional serta pemerataan informasi ke seluruh daerah. Terlebih, siaran televisi digital disebut sebagai salah satu denyut nadi kemajuan bangsa.

Baca juga: Percepat Migrasi TV Analog ke Digital, Asosiasi TV Digital dan Kabel Buat MoU 

"Siaran televisi saat ini memiliki daya saing yang ketat. Tidak hanya dari segi kompetesi lokal saja, tapi juga kompetesi global," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATSDI Tulus Tampubolon di Hotel Papandayan, Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019). 

Tulus memaparkan, sejak Agustus 2019 industri penyiaran telah melakukan digitalisasi ke 12 provinsi di Indonesia. Siaran televisi digital ke masyarakat dilaksanakan pertama kali di kawasan Nunukan, Kalimantan Utara, pada 31 Agustus 2019 lalu. 

"Setelah kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat, siaran televisi digital akan diterapkan di 22 provinsi lainnya pada Maret 2020 nanti," beber Tulus.

Ia mengatakan, tantangan terbesar dalam menerapkan siaran televisi digital adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Kualitas SDM, kata dia mempengaruhi kualitas konten penyiaran. Karenanya, pemerintah dan asosiasi terkait harus bekerjasama meningkatkan kualitas masing-masing industri penyiaran. 

Sebab melalui digitalisasi siaran, teknologi yang efisien dan inovatif disebut mampu dihasilkan. 

"Digitalisasi siaran harus dimanfaatkan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga masyarakat di seluruh daerah memperoleh konten yang edukatif dan bermanfaat," tuturnya.

Kendati siaran televisi Indonesia segera bermigrasi ke sistem digital, ATSDI menegaskan pihaknya takkan mengabaikan peran tv analog.

"Saat ini beberapa negara di Asia Tenggara telah menggunakan siaran televis digital. Tinggal Indonesia dan Myanmar saja yang belum. Maka, kami akan memacu ketetinggalan tersebut untuk mengejar berpindah dari siaran televisi analog ke siaran televisi digital. Supaya masyarakat kita memperoleh manfaat yang maksimal," jelasnya.

Adapun guna menyukseskan siaran televisi digital, ATSDI bekerjasama dengan asosiasi lain yaitu Go Kabel, Alami, dan ICTA. Sinergi diwujudkan melalui penandatanganan Momerendum of Understending (MoU) untuk menghadirkan dunia penyiaran Indonesia yang berkualitas juga profesional.

Penandatanganan MoU digelar seiring rangkaian acara 'Talkshow & Media Gathering: Mewujudkan Sistem Usaha Penyiaran Indonesia yang Sehat & Berkeadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia', di Suagi Grand Ballroom Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, No 83, Bandung, Jumat (6/12/2019).

"Semoga penandatanganan MoU yang kami lakukan ini bisa ditindaklanjut dengan kerja sama yang lebih realistis. Harus sama-sama saling mendukung dan memberikan benefit kepada masyarakat Indonesia. Terutama bagi mereka yang merindukan siaran yang edukatif dan siaran berkualitas," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0