Begini Peran Perusahaan Teknologi China Dalam Memerangi Virus Corona :: Nusantaratv.com

Begini Peran Perusahaan Teknologi China Dalam Memerangi Virus Corona

Sejumlah Perusahaan Teknologi yang Berasal Dari China Menawarkan Bantuan Terkait Penyebaran Virus Corona.
Begini Peran Perusahaan Teknologi China Dalam Memerangi Virus Corona
China karantina kota Wuhan akibat virus corona. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah China saat ini sedang berjuang menekan penyebaran virus corona yang mematikan. Pemerintah China melaporkan terdapat 830 kasus virus corona dan setidaknya telah menewaskan puluhan orang.

Kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, tempat asal virus corona, telah menutup akses keluar masuk penduduk, seperti bandara, stasiun kereta, dan jalan tol hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Disisi lain, dalam upaya membantu kondisi darurat penyebaran virus corona, sejumlah perusahaan teknologi yang berasal dari China hadir untuk menawarkan bantuan.

Perusahaan seperti Xiaomi, Meizu, WeChat, Douyin (TikTok Cina), dan bahkan Baidu berupaya untuk membantu menekan penyebaran virus corona. Perusahaan-perusahaan itu mengedukasi dan membantu masyarakat Negeri Tirai Bambu tersebut.

Berikut ini upaya perusahaan teknologi China dalam membantu memerangi penyebaran virus corona yang mematikan itu, seperti dilansir dari Gizmochina, Sabtu (25/1/2020): 

(Xiaomi mengirimkan bantuan darurat ke kota Wuhan/Gizmochina)

Baca Juga: Pria Australia Ini Jadi yang Pertama di Dunia Dioperasi Robot

Xiaomi

Xiaomi mengirimkan masker N95, medical, dan termometer senilai 300 ribu yuan atau sekitar Rp593 juta ke kantor pusat pengendalian dan pencegahan epidemi Wuhan. Batch pertama dikirim keluar dari berbagai pusat tadi malam dan akan tiba di Wuhan malam ini.

Xiaomi menambahkan pada platform Weibo bahwa mereka sedang memantau status epidemi dan akan terus mengalokasikan pasokan untuk membantu kota di saat krisis ini.

Meizu

Produsen smartphone asal China yang juga memiliki kepedulian terhadap virus corona adalah Meizu. Perusahaan menawarkan dukungan ke kota Wuhan. Meizu mengumumkan bahwa pihaknya telah menyumbangkan 300 ribu yuan atau sekitar Rp593 juta untuk memerangi wabah virus corona di kota itu.

Huawei

Kendati belum mendengar adanya donasi dari Huawei, namun raksasa teknologi asal China ini telah menunda konferensi pengembang HDC.Cloud 2020 dari 11-12 Februari menjadi 27-28 Maret.

Event ini dijadwalkan berlangsung di Shenzhen, China, yang berjarak lebih dari 1000 km dari kota Wuhan. Jadi, tindakan Huawei ini lebih kepada pencegahan untuk menghilangkan peluang potensial untuk penyebaran virus corona.

Baca Juga: Dampak Virus Corona, Starbucks Tutup Toko dan Tunda Pengiriman

Situs web e-commerce

Retailer online terbesar China seperti Jd.com, Taobao, Suning akan membekukan harga barang-barang medis penting seperti masker dan desinfektan pada platform mereka. Sejak berita tentang wabah virus corona, harga barang-barang penting ini telah melonjak. 

Namun, retailer telah setuju untuk campur tangan dan menyediakan pasokan medis ini dengan harga yang wajar. Selain itu, Jd.com juga telah mengumumkan mereka akan menyumbangkan 1 juta masker dan 60.000 pasokan medis ke Wuhan, secara berkelompok.

Sektor Travel

Regulator penerbangan China telah mengumumkan penumpang bisa memperoleh pengembalian uang gratis untuk tiket penerbangan yang dipesan sebelum 24 Januari 2020 di semua maskapai dan agen penjualan tiket di China.

Beberapa maskapai seperti Cathay Pacific, Hong Kong Airlines, dan Qantas Airways menawarkan pembatalan gratis untuk tiket yang dipesan ke atau dari daratan Cina hingga akhir Februari. 

Sektor Entertainment

TikTok atau Douyin China memiliki halaman khusus yang menginformasikan pengguna mengenai virus corona dan statusnya saat ini. Aplikasi ini juga menambahkan efek video khusus Jiayou untuk menawarkan dukungan kepada staf medis dan pasien melawan virus corona di Wuhan.

Platform tiket film online seperti Taopiaopiao dan Maoyan menawarkan pengembalian uang tanpa syarat untuk tiket yang dipesan antara 22 Januari hingga minggu pertama Februari di kota Wuhan.

Food Delivery

Aplikasi pengiriman makanan populer seperti Meituan Dianping dan Ele.me di China telah berjanji untuk melanjutkan operasi seperti biasa selama periode ini. Untuk memerangi penyebaran virus korona, mereka mengumumkan tindakan pencegahan seperti masker dan pemantauan suhu tubuh para pengemudi pengirimannya. Platform ini juga dilaporkan berhenti mengirim ke rumah sakit.

Aplikasi lain

Aplikasi perpesanan paling populer di China, WeChat, memiliki peta khusus Fever Clinic yang menunjukkan ke mana Anda bisa pergi untuk pemeriksaan di lebih dari 14 kota di China. Beberapa kota populer seperti Shanghai dan Chengdu memiliki lebih dari 100 klinik terdaftar di platform ini.

Sedangkan Baidu memiliki halaman anti-pneumonia khusus pada aplikasinya yang diperbarui dengan berita terkait virus corona. Aplikasi Baidu Maps juga menampilkan Fever Clinic mirip dengan WeChat. 

Tetapi salah satu fitur terbaik dari Baidu Maps adalah peta panas termal yang memberikan pemandangan jalan-jalan sibuk secara real-time. Ini merupakan cara terbaik untuk mengidentifikasi jalan yang ramai dan bisa menghindarinya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0