BPPT Terus Kaji Penerapan Teknologi Tenaga Surya :: Nusantaratv.com

BPPT Terus Kaji Penerapan Teknologi Tenaga Surya

BPPT terus melakukan pengkajian, penerapan teknologi energi surya
BPPT Terus Kaji Penerapan Teknologi Tenaga Surya
Ilustrasi panel tenaga surya. (rumah.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Demi mendorong optimalisasi Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan Focus Group Discussion (FGD).

Dalam kesempatan itu, dibahas perkembangan lanjutan GNSSA dalam percepatan pembangunan pembangkit listrik surya atap di perumahan, fasilitas umum, gedung perkantoran, pemerintahan, bangunan komersial, dan kompleks industri hingga orde GigaWatt sebelum 2020, di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Andhika Prastawa, Direktur Pusat Pengkajian Industri Manufaktur Telematika dan Elektronika BPPT (PPIMTE) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), mengatakan BPPT telah dan terus melakukan pengkajian, penerapan teknologi energi surya.

Disebutkan Andhika, potensi energi surya di Indonesia rata-rata sebesar 1.359 kWh/kW PLTS per tahun, sedangkan potensi di daratan Eropa hanya sekitar 900 kWh/kW PLTS per tahun.

"Potensi di Indonesia jauh lebih besar dari Eropa, sayangnya pemanfaatan di Indonesia jauh tertinggal bahkan oleh negara tetangga. Karenanya perlu dilakukan pemenuhan energi secara nasional, tidak dengan mengandalkan import, tetapi dengan mengoptimalkan potensi sumber daya energi yang ada di Indonesia, yakni energi solar," ujar Andhika dikutip nusantaratv dari situs resmi BPPT, Kamis (27/6/2019).

Sementara itu, Nani Wardhani, Bendahara AESI, menyebut FGD ini ditujukan untuk melahirkan rekomendasi dan usulan yang akan dikirim ke pemerintah dalam rangka mencapai kebijakan untuk sejuta surya atap.

Diharapkan dengan adanya FGD ini, gerakan nasional sejuta surya atap dapat segera terealisasikan untuk menggantikan sumber energi primer sehingga optimalisasi pemanfaatan tenaga surya dapat menjadi solusi pemenuhan kebutuhan listrik di masa mendatang.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0