EA Blokir Permanen YouTuber 'FIFA 20', Akibat Unggahan Bernada Kasar :: Nusantaratv.com

EA Blokir Permanen YouTuber 'FIFA 20', Akibat Unggahan Bernada Kasar

Kurt Fenech Sudah Tidak Bisa Menikmati Game dan Layanan yang Dimiliki EA Secara Permanen.
EA Blokir Permanen YouTuber 'FIFA 20', Akibat Unggahan Bernada Kasar
Kurt 'Kurt0411' Fenech. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kurt Fenech, seorang gamer profesional sekaligus YouTuber yang kerap memainkan game sepak bola FIFA 20, diblokir dari seluruh layanan dan game besutan pengembang Electronic Arts (EA).

EA dalam sebuah pernyataan yang dirilis beberapa waktu lalu, menegaskan Kurt Fenech dengan akun Kurt0411 sudah tidak bisa menikmati game dan layanan yang dimiliki EA secara permanen, akibat pelanggaran serius serta berulang-ulang. 

Memang tidak ada penjelasan apakah blokir ini akan dicabut atau tidak, namun dalam keterangan di unggahan Twitter @EA, pihak EA menegaskan keseriusannya dan tidak mentoleransi perilaku mengancam seperti yang dilakukan Kurt. 

Dilansir dari Polygon.com, pengumuman pemblokiran yang disampaikan pihak EA lewat akun Twitter resminya, @EA itu, diungkapkan Kurt diblokir karena dinilai melanggar aturan (Terms of Service) yang dibuat EA. 

Baca Juga: Epic Games Gratiskan Assassin's Creed Syndicate Hingga 27 Februari 2020, Ini Link dan Cara Downloadnya

Pihak EA juga telah memberikan peringatan keras kepada Kurt pada November 2019. Ketika itu, Kurt sempat diblokir dari turnamen EA Sports FIFA Global Series lantaran melanggar kode etik komunitas (Code of Conduct) lewat ancaman 'personal' yang dia lontarkan terhadap sejumlah karyawan EA dan pemain lain. 

"Sejak saat itu ia terus mengunggah bernada kasar dan mengirim pesan berisi ancaman terhadap pegawai EA ( Electronic Arts) di media sosial. Ia juga mengajak yang lain melakukan hal yang sama," tulis EA. 

Kendati tidak disebutkan seperti apa ancaman personal yang dimaksud, ada dugaan ancaman tersebut ada kaitannya dengan laporan sejumlah akun Twitter karyawan EA yang di-hack. 

Akun-akun tersebut diretas setelah Kurt resmi diblokir dari turnamen FIFA yang diselenggarakan EA. Akun karyawan EA yang diretas tersebut sempat mengunggah pernyataan palsu yang menyatakan akun Kurt sudah dilepas blokirnya. Padahal akun Kurt sendiri masih diblokir dari turnamen FIFA 20. 

Dan, pada Senin (24/2/2020), Kurt menanggapi larang dengan sejumlah tweet yang menuduh adanya konspirasi. "Saya tidak pernah mengatakan apa pun yang seharusnya tidak saya miliki. Ini lebih dalam dari yang dipikirkan siapa pun," tulisnya.

"Mereka tidak ingin saya berkompetisi di acara mereka karena takut saya akan meraih kemenangan," lanjut Kurt.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0