Facebook Batasi Tamu Kantor, Lindungan Karyawan Dari Virus Corona :: Nusantaratv.com

Facebook Batasi Tamu Kantor, Lindungan Karyawan Dari Virus Corona

Facebook Akan Tetap Mengizinkan Tamu Mengunjungi Kantornya Dengan Tujuan Bisnis.
Facebook Batasi Tamu Kantor, Lindungan Karyawan Dari Virus Corona
Ilustrasi Facebook. (Mirror)

Jakarta, Nusantaratv.com - Facebook membatasi kunjungan yang bersifat sosial ke kantornya. Upaya ini ditempuh guna melindungi karyawan dari penyebaran virus corona.

"Kami mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko bagi karyawan kami dari COVID-19, termasuk menghentikan sementara pengunjung ke semua kantor kami," kata juru bicara Facebook, dilansir dari The Verge, Selasa (3/3/2020). 

Facebook, yang memiliki kantor di 35 negara itu, akan tetap mengizinkan tamu mengunjungi kantornya dengan tujuan bisnis. Tapi Facebook akan melakukan wawancara kerja melalui panggilan video dalam waktu dekat.

Baca Juga: Bisa Dideteksi Lewat Smartphone, Aplikasi Pelacak Virus Corona Laku Keras

Pada akhir bulan lalu, Facebook mengumumkan membatalkan sesi tatap muka dari konferensi tahunananya bagi pengembang, F8, akibat virus corona. Hajatan F8 pada awalnya dijadwalkan dihelat pada 5-6 Mei 2020. Tapi diganti dengan acara yang akan digelar secara lokal, melalui video dan konten siaran langsung.

"Perusahaan juga menghentikan pesanan untuk headset VR terbaru Oculus Quest. (Seperti) perusahaan lain, kami melihat dampak tambahan pada produksi perangkat keras kami karena virus corona," kata Oculus pada 7 Februari lalu.

Raksasa teknologi lainnya juga mengambil langkah guna melindungi karyawan mereka dari wabah virus corona. Google, Amazon, dan Twitter membatasi perjalanan karyawan mereka, dan seperti Facebook, Amazon mengadakan wawancara kerja melalui panggilan video.

Diketahui, virus corona (COVID-19) telah menginfeksi lebih dari 89.000 orang di seluruh dunia sejak ditemukan pada Desember lalu. Dan, lebih dari 3.000 orang telah meninggal akibat penyakit ini, termasuk enam orang di negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS), hanya dalam beberapa hari terakhir.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0