Gedung Putih Berencana Atur Penggunaan AI :: Nusantaratv.com

Gedung Putih Berencana Atur Penggunaan AI

Pemerintah di Bawah Presiden Donald Trump Meminta Lembaga Agar Mempromosikan AI yang Terpercaya.
Gedung Putih Berencana Atur Penggunaan AI
Ilustrasi kecerdasan buatan. (TechTalks)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gedung Putih, pada Selasa (7/1/2020), mengusulkan kebijakan untuk mengatur penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang bertujuan membatasi jangkauan pihak berwenang.

Gedung Putih mengatakan lembaga-lembaga federal harus melakukan pemeriksaan risiko dan analisis manfaat biaya sebelum aksi regulator terhadap AI, dengan fokus menghadirkan kebijakan fleksibel yang mencakup semua peraturan regulasi.

Kecerdasan buatan dan deep machine leraning yang digunakan perusahaan menimbulkan kekhawatiran akan kontrol, privasi, keamanan cyber hingga masa depan pekerja.

Pemerintah di bawah Presiden Donald Trump meminta lembaga agar mempromosikan AI yang terpercaya dan harus mempertimbangkan prinsip keadilan, non-diskriminasi, keterbukaan, transparansi, keselamatan, dan keamanan.

Baca Juga: Penelitian Temukan Sistem Pengenal Wajah Miliki Prasangka Ras dan Gender

"Eropa dan sekutu kami harus menghindari kebijakan yang kaku dan menghambat inovasi. Cara terbaik untuk melawan penggunaan AI yang otoriter adalah untuk memastikan Amerika dan mitra internasional kami tetap menjadi penghubung inovasi global," kata Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Selasa (7/1/2020).

Tahun lalu, Kelompok Ahli Tingkat Tinggi Komisi Inteligen tentang Kecerdasan Buatan mengeluarkan beberapa pedoman terkait etika, sedangkan para pemimpin Uni Eropa sedang mempertimbangkan tindakan pengaturan.

Sementara itu, beberapa negara bagian di AS (Amerika Serikat) telah mengajukan keprihatinan mengenai penggunaan AI. Badan legislatif California pada September lalu mengeluarkan larangan selama tiga tahun serta aturan lokal lainnya untuk menggunakan kamera dengan software pengenal wajah. Beberapa negara bagian lainnya juga berencana untuk mengadopsi aturan tersebut.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0