Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019, Loloskan 150 Tim :: Nusantaratv.com

Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019, Loloskan 150 Tim

Kompetisi Robotik Madrasah ke-5/2019 mengusung tema 'Robots Save The Earth (Green Energy and Environmental Issues)'.
Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019, Loloskan 150 Tim
Sebanyak 150 tim lolos Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sebanyak 150 tim lolos seleksi pendaftaran Kompetisi Robotik Madrasah 2019. Jumlah ini terdiri atas Kategori Rancang Bangun tingkat Madrasah Ibtidaiyah/MI (30 tim), Madsarasah Tsanawiyah/MTs (30 tim), dan Madrasah Aliyah/MA (30 tim). 

Selain itu, ada juga Kategori Robot Pemilah Sampah untuk tingkat MTs (30 tim), dan Kategori Mobil Robot IoT tingkat MA (30 tim).

"Bagi peserta yang lolos diwajibkan mengirimkan surat konfirmasi kehadiran dan di-upload di web pendaftaran dengan akun pendaftar pada 25-29 Oktober 2019," ujar Ahmad Umar, Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, di Jakarta, dilansir laman Kemenag, Senin (28/10/2019). 

"Jika dalam waktu tersebut tidak melakukan konfirmasi kehadiran, maka peserta yang lolos akan digantikan oleh peserta cadangan," lanjutnya.

Baca Juga: Bersinar di Malaysia, Siswa MAN 1 Yogyakarta Juara International Robotic Competition

Menurut Umar, panitia juga telah mengumumkan peserta dengan status cadangan. Total ada 37 tim dengan status cadangan. Jumlah ini terdiri atas Kategori Rancang Bangun tingkat MI (8 tim), MTs (10 tim), dan MA (10 tim). 

Sedangkan untuk peserta cadangan Kategori Robot Pemilah Sampah untuk tingkat MTs (4 tim), dan Kategori Mobil Robot IoT tingkat MA (5 tim).

"Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019 akan dilaksanakan pada 16-17 November 2019 di Surabaya," jelas Umar.

Kompetisi Robotik Madrasah ke-5/2019 mengusung tema 'Robots Save The Earth (Green Energy and Environmental Issues) atau Robot Penyelamat Lingkungan'.

Lebih lanjut, Umar mengatakan ada peningkatan signifikan jumlah pendaftar kompetisi ini. Disebutkannya, animo peserta dari tahun ke tahun semakin meningkat. 

"Meskipun Jawa Timur, sebagai tuan rumah kompetisi adalah provinsi yang paling banyak mendaftarkan siswa-siswi madrasahnya, namun peserta kompetisi di tahun ini hampir merata berasal dari seluruh provinsi di Indonesia," tukas Umar.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0