Hasil Penelitian, Puntung Rokok Hambat Korosi Bangunan Lepas Pantai :: Nusantaratv.com

Hasil Penelitian, Puntung Rokok Hambat Korosi Bangunan Lepas Pantai

Mahasiswa ITS menemukan fakta bahwa nikotin yang terkandung di dalam puntung rokok ternyata dapat digunakan sebagai inhibitor korosi.
Hasil Penelitian, Puntung Rokok Hambat Korosi Bangunan Lepas Pantai
Hasil penelitian mahasiswa ITS bahwa puntung rokok bisa hambat korosi pada bangunan lepas pantai. (Dok. Humas ITS)

Surabaya, Nusantaratv.com - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan penelitian. Hasilnya, kandungan pada puntung rokok ternyata dapat menjadi inhibitor atau penghambat terjadinya korosi pada bangunan offshore atau lepas pantai.

Ide penelitian dilakukan Pandhu Dirga Pratama (Departemen Teknik Kimia angkatan 2017), Caroline Agustina (Departemen Teknik Kelautan 2018), dan Anallenian Selviana (Departemen Teknik Kelautan 2018). 

Usai membaca beberapa jurnal, Olin, sapaan akrab Caroline Agustina, menemukan fakta bahwa nikotin yang terkandung di dalam puntung rokok ternyata dapat digunakan sebagai inhibitor korosi.

Baca: Mahasiswa ITS Ubah Polusi Udara Jadi Gas Ramah Lingkungan

"Karena bidang kuliah saya Teknik Kelautan, akhirnya kami mengaplikasikan temuan ini untuk bangunan offshore yang berisiko mengalami korosi," ujar Olin, dilansir laman ITS, Rabu (4/9/2019).

Mereka memilih bangunan lepas pantai yang dirasa paling pas untuk diuji, yakni platform atau bangunan Jacket. Platform jenis ini terpancang di laut dangkal dan laut sedang yang dasarnya tebal, lunak dan berlumpur. Penelitian ini dilakukan di Madura.

Dari penelitian itu ditemukan ekstrak puntung rokok berpotensi sebagai alternatif inhibitor korosi pada jacket platform. Didapatkan bahwa variasi persentase massa ekstrak puntung rokok optimum sebesar 2 persen dengan laju korosi 28,6 mpy (miles per year). 

"Jadi dengan diberi nikotin dari puntung rokok ini proses korosi bisa dihambat lebih optimum 2 persen dibanding sebelumnya, dengan laju korosi sebesar 28,6 mpy," jelas Olin.

Baca: ITS Rilis myITS Office, Sistem Tata Surat Digital

Dia menilai penelitian ini secara tidak langsung juga mampu mengatasi masalah sampah puntung rokok di Indonesia. Bahkan, menurut Olin, tidak menutup kemungkinan pemerintah ke depannya dapat membuat wadah sampah khusus untuk membuang sampah rokok. 

"Selain mengurangi sampah, terbukti kandungan dalam puntung rokok dapat digunakan sebagai penghambat korosi dengan hasil memuaskan," lanjutnya.

Harapannya, penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut. Karena Olin sadar bahwa mereka masih memiliki keterbatasan ilmu, khususnya di bidang ini. 

"Jadi kalau bisa dilanjutkan oleh yang ahli bagus banget, karena ide ini cukup potensial dan sangat bermanfaat," tukas Olin. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0