Indonesia Siap Manfaatkan Kecerdasan Buatan Bagi Kualitas dan Akses Pendidikan :: Nusantaratv.com

Indonesia Siap Manfaatkan Kecerdasan Buatan Bagi Kualitas dan Akses Pendidikan

Perkembangan teknologi pada kecerdasan buatan diharapkan mendorong kualitas dan akses pendidikan.
Indonesia Siap Manfaatkan Kecerdasan Buatan Bagi Kualitas dan Akses Pendidikan
Indonesia terlibat pengembangan kecerdasan buatan untuk mendorong kualitas pendidikan. (Dok. Humas Kemdikbud)

Jakarta, Nusantaratv.com - Hadir dalam dialog bertajuk 'Strategic Dialogue for Education Ministers (SDEM) IV', di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu, Totok Suprayitno, Kabalitbang Kemendikbud, mengatakan Indonesia terus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk pemajuan perkembangan teknologi untuk pemajuan pedidikan dan kebudayaan.

Misalnya, Indonesia menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang sudah diikuti 8,3 juta siswa pada tingkat sekolah menengah pertama dan atas atau yang sederajat meliputi 104.000 sekolah. Penggunaan komputer terbukti efisien dan mengurangi praktik tidak terpuji dalam mengerjakan soal.

Kabalitbang (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) itu menambahkan Kemendikbud bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengelar Digital Talent Scholarship 2019, untuk mencari mereka yang berbakat di bidang digital melalui perlombaan inovasi digital.

Saat ini SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) Centers yang berada di Indonesia juga terlibat dalam pengembangan kecerdasan buatan untuk mendorong kualitas pendidikan.

Salah satunya adalah pengenalan logika dengan memanfaatkan kecerdasan buatan pada tingkat sekolah menengah melalui ajang lomba SEA Creative Camp.

Selain itu juga kecerdasan buatan di bidang nutrisi yang merupakan kolaborasi antara SEAMEO SEAMOLEC dan SEAMEO RECFON. Pengembangan kecerdasan buatan juga dilakukan bekerja sama dengan Pustekkom Kemendikbud untuk diterapkan pada Rumah Belajar Open Educational Resources (OER) Hub dengan mengoptimalisasi dan mengefektifkan penggunaannya sehingga dapat diakses dengan mudah di mana dan kapan saja.

Dengan demikian, perkembangan teknologi terutama kecerdasan buatan diharapkan mendorong kualitas dan akses pendidikan.

Ia menyampaikan bahwa dengan perkembangan teknologi peningkatan bukan hanya pada akses tapi juga pada kualitas pendidikan, dan ini menjadi tantangan bersama dengan kemajuan teknologi.

Selain itu juga perlu diperhatikan kesenjangan teknologi baik di dalam satu negara maupun antar negara, termasuk juga implikasi etika, sosial dan humanis dari perkembangan teknologi hendaknya menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi.

"Tantangan ini perlu untuk dirumuskan bersama agar kita semua dapat mengambil manfaat maksimal dari perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan untuk mendorong pemajuan pendidikan dan kebudayaan," ujar Totok, dilansir laman resmi Kemdikbud, Senin (29/7/2019).

Dalam kesempatan itu Kabalitbang mengundang para peserta konferensi dan negara anggota SEAMEO untuk berpartisiasi dan hadir pada event bertajuk 'International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia', di Jakarta, pada 18-19 September 2019.

Acara ini merupakan kerja sama Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemenkominfo dan tujuh SEAMOE Centers yang ada di Indonesia. Adapun tujuh sub-tema yang akan dibahas tersebut adalah: Trend mutakhir dari kecerdasan buatan yang humanis, tantangan dan kesempatan, penelitian dan planning kecerdasan buatan pada kebijakan pendidikan negara-negara Asia Tenggara, pengembangan kecerdasan buatan untuk pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar serta menengah.

Lalu, mempromosikan bakat-bakat digital untuk pengembangan nilai dan keterampilan pada era kecerdasan buatan, praktik kecerdasan buatan pada pendidikan tinggi di Asia Tenggara, perkembangan mutakhir ekosistem kecerdasan buatan.

Dan pendidikan jarak jauh untuk memastikan pendidikan yang inklusif dan sepanjang hayat melalui kecerdasan buatan serta praktik baik dari penggunakann kecerdasan buatan pada pengajaran dan pembelajaran. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0