Inovasi Kopi Buah Mahasiswa UB, Sukses Kantongi Emas di Malaysia :: Nusantaratv.com

Inovasi Kopi Buah Mahasiswa UB, Sukses Kantongi Emas di Malaysia

kopi mengandung kafein yang berdampak buruk pada kesehatan
Inovasi Kopi Buah Mahasiswa UB, Sukses Kantongi Emas di Malaysia
Kopi buah mendulang prestasi di Malaysia. (Dok. Humas UB)

Jakarta, Nusantaratv.com - Minum kopi, tak lebih dari sekadar menyeduh kopi dan minum. Minum kopi adalah salah satu momen budaya, dimana identitas diri suatu kelompok budaya dirayakan dan diperlihatkan. 

Budaya minum kopi yang terus meningkat ini terkadang memiliki dampak terhadap kesehatan pada tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Kandungan kafein dalam kopi berdampak buruk pada kesehatan jika tidak di barengin dengan pola hidup sehat. 

Selain itu, peningkatan budaya minum kopi ini diiringi dengan angka yang rendah dalam mengkonsumsi buah-buahan untuk pemenuhan gizi mikro dalam tubuh.

Menyiasati hal ini, Tim BATACO Indonesia menawarkan inovasi produk kopi dengan ekstraksi buah tropis Indonesia (Manggis, Nanas, Pisang, dan Sirsak). Ekstrak buah ini dipadukan dengan Kopi Arabica.

Inovasi ini memberikan solusi untuk penggemar kopi dalam pemenuhan gizi mikro dalam tubuh. Produk ini juga dapat mencegah blood hardening (pengerasan pembuluh darah) yang mengakibatkan stroke, mencegah serangan jantung akibat efek kafein yang berdampak menghasilkan kontraksi yang kuat pada jantung, dan mampu meningkatkan kinerja otak dalam meningkatkan daya ingat.

Dengan temuan ini, Tim Bataco Indonesia Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur (Jatim), sukses membawa pulang Medali Emas di ajang 'International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019', di Malaysia. 

Tim gabungan Teknik Elektro (TE) dan Agribisnis (Agr) UB ini mampu bersaing dengan lebih dari 100 inovasi lainnya di Hotel Malacca, Malaysia.

Tim BATACO Indonesia terdiri dari Yusril Fatahilmi (TE'16), Elok Paikoh (Agr'15), Novita Kartika Kusuma Wardani (Agr'16), Fajar Noor Alamsyah N. (Agr'16), dan Muhamad Ibnu Fajar (TE'17). Tim berangkat ke Negeri Jiran untuk presentasi karya pada 27-29 April 2019.

Ditanya mengenai rencana ke depan untuk pengembangan BATACO Indonesia, Yusril berharap untuk terus bisa mengembangkan penelitian ini.

"Kami mampu menjadikan produk ini sebagai produk baru unggulan Indonesia yang dicintai oleh masyarakat. BATACO Indonesia juga mampu menjadi solusi pemenuhan gizi mikro pada masyarakat tanpa menghilangkan budaya yang sudah ada," ujar Yusril, dilansir situs resmi UB, Jumat (12/7/2019).

"Alhamdulillah kami memiliki support yang kuat. Semoga penelitian ini mampu berlanjut dan mampu memberikan kemanfaatan untuk masyarakat khususnya Indonesia," terang Yusril.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0