Kemenag Bakal Uji Sahih Terjemahan Al-Qur'an Edisi Penyempurnaan :: Nusantaratv.com

Kemenag Bakal Uji Sahih Terjemahan Al-Qur'an Edisi Penyempurnaan

Seminar ini akan mendiskusikan kajian seputar penerjemahan Al-Qur'an
Kemenag Bakal Uji Sahih Terjemahan Al-Qur'an Edisi Penyempurnaan
Ijtimak Ulama Al-Qur'an. (Kemenag.go.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) bakal menyelenggarakan Ijtimak Ulama Al-Qur'an Tingkat Nasional.

Muchlis M Hanafi, Kepala LPMQ, mengatakan ijtimak yang digelar di Bandung, pada 8-10 Juli 2019 mengusung tema 'Uji Sahih Terjemahan Al-Qur'an Edisi Penyempurnaan'.

Menurutnya, ada dua agenda besar yang akan dibahas pada Ijtimak Ulama Al-Qur'an Tingkat Nasional. Pertama, Seminar Penerjemahan Al-Qur'an. Seminar ini akan mendiskusikan kajian seputar penerjemahan Al-Qur'an dan hal-hal yang terkait dengan upaya penerjemahan Al-Qur'an.

Tampil sebagai narasumber, di antaranya Thomas Djamaluddin, TGH Zainul Majdi, Dadang Sunendar, dan Said Agil al-munawwar. 

"Agenda kedua adalah pembahasan Terjemahan Al-Qur'an Kementerian Agama Edisi Penyempurnaan juz 21-juz 30. Ini merupakan kelanjutan dari Mukernas Ulama Al-Qur'an tahun 2018 yang telah membahas juz 1-juz 20," ujar Muchlis, dikutip nusantaratv dari situs resmi Kemenag, Selasa (2/7/2019).

"Penyempurnaan terjemah Al-Qur'an merupakan rekomendasi dari Mukernas Ulama Al-Qur'an tahun 2015," lanjutnya.

Pelaksanaan penyempurnaan terjemah ini, ungkap Muchlis, dilakukan melalui lima rangkaian kegiatan. Pertama, konsultasi publik ke komunitas-komunitas tertentu, mulai dari perguruan tinggi, MUI, dan pesantren untuk menjaring masukan dan saran konstruktif untuk penyempurnaan terjemahan Al-Qur'an. 

Kedua, konsultasi publik secara online melalui portal konsultasi publik. Ketiga, penelitian lapangan terkait penggunaan terjemahan Al-Qur'an di masyarakat.

Keempat, sidang reguler anggota tim pakar kajian. Kelima, uji Publik atau uji shahih hasil kajian dan penyempurnaan terjemahan Al-Qur'an melalui forum ilmiah yang dihadiri oleh para ulama dan pakar Al-Qur'an dari pelbagai provinsi di Indonesia. 

"Ada beberapa aspek yang disempurnakan, di antaranya aspek bahasa, substansi atau makna, dan konsistensi," jelas Muchlis.

Ijtimak Ulama Al-Qur'an Tingkat Nasional akan diikuti 110 peserta. Mereka adalah para ulama, akademisi, dan pemerhati kajian tafsir dan ilmu Al-Qur'an dari unsur Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Dosen Perguruan Tinggi Islam, Ulama dan Pengasuh Pondok Pesantren, Asosiasi Ilmu Al-Qur'an, dan Pusat Studi Al-Qur'an.

"Ijtimak Ulama Al-Qur'an Tingkat Nasional ini diharapkan menjadi sarana uji publik atau uji shahih terjemah Al-Qur'an Edisi Penyempurnaan. Kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan rekomendasi sebagai panduan dan bahan pertimbangan untuk kajian Al-Qur’an di masa yang akan datang," tukas Muchlis.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0