Kemkominfo Larang Penjualan Kartu SIM Zain di Indonesia :: Nusantaratv.com

Kemkominfo Larang Penjualan Kartu SIM Zain di Indonesia

Kemkominfo meminta Zain Telecom Saudi untuk sementara waktu tidak boleh berjualan SIM Card
Kemkominfo Larang Penjualan Kartu SIM Zain di Indonesia
Kemkominfo larang penjualan SIM card Zain. (fma.ph)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) melarang penjualan kartu SIM asing asal Arab Saudi, Zain Telecom Saudi, di Tanah Air, untuk sementara waktu. Kartu ini dijual kepada para calon jamaah haji Indonesia.

Ferdinandus Setu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, menyebut Direktorat Pengendalian Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kemkominfo telah melakukan pengecekan ke lokasi penjualan SIM Card di Asrama Haji Pondok Gede, pada 17 Juli 2019.

Dari pengecekan itu, ungkap Ferdinandus, didapati fakta antara lain terdapat 2 booth penjualan Zain Telecom Saudi dengan petugas yang siap melayani pelanggan, tersedia kuota paket haji dan umroh Rp150.000.

"Registrasi SIM Card baru bisa dilakukan setelah berada di Arab Saudi dengan mendatangi booth Zain Telecom yang berada di Bandara dan hotel penghinapan haji Indonesia," ujar Ferdinandus, Selasa (23/7/2019).

Direktorat Pengendalian Ditjen PPI juga menemukan fakta penjualan kartu SIM Zain tak hanya dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur (Jaktim).

"Kartu SIM itu juga dijual di Asrama Haji Lombok NTB, Asrama Haji Donohudan Surakarta, Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dan Asrama Haji Makassar Sulawesi Selatan," lanjutnya.

Untuk itu, Kementerian Kominfo meminta pihak Zain Telecom Saudi untuk sementara waktu tidak boleh berjualan SIM Card atau kartu perdana di wilayah Indonesia sampai jelas aspek perlindungan konsumen sebagaimana diamanatkan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 1999 dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.

"Kementerian Kominfo RI akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Agama, dan YLKI untuk memastikan terjaminnya perlindungan konsumen telekomunikasi akibat penjualan SIM Card Zain tersebut," jelas Ferdinandus.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0