Kolaborasi Kemkominfo dan BNPT, Tangkal Isu Terorisme di Dunia Maya :: Nusantaratv.com

Kolaborasi Kemkominfo dan BNPT, Tangkal Isu Terorisme di Dunia Maya

Hingga 2017, konten-konten di dunia maya yang berkaitan dengan radikalisme terorisme, kurang lebih hanya sekitar 300 lebih konten. Tapi, pada 2018, konten radikalisme terorisme makin bertambah.
Kolaborasi Kemkominfo dan BNPT, Tangkal Isu Terorisme di Dunia Maya
Kominfo dan BNPT jalin kerjasama tangkal isu terorisme di dunia maya. (Dok. Humas Kominfo)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan kolaborasi menangkal isu terorisme di dunia maya.

Hal itu tertuang dalam Memorandum of Action (MoA) yang ditandatangani Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bersama dengan Kepala BNPT Suhardi Alius, di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Rudiantara mengatakan kerjasama tersebut sebenarnya sudah berlangsung lama. Adapun penandatanganan MoA kali ini sebagai bentuk tindak lanjut dalam rangka mendukung upaya dari BNPT. 

Baca: Tangani Konten Asusila di Dunia Maya, Ini Strategi dari Kemkominfo

"Sebetulnya ini hanya mengukuhkan kembali dan membuat rencana kerja yang baik lagi dari Kementerian Kominfo dengan BNPT, karena kami mendukung apa yang dilakukan BNPT sebagai institusi terdepan untuk merespon, menanggulangi isu radikalisme dan terorisme," ujar Rudiantara di acara Penandatanganan Nota Kesepahaman MoA, di Lapangan Anantakupa Kominfo, Jakarta, Rabu (28/8/2019). 

Dia menjelaskan hingga 2017, konten-konten di dunia maya yang berkaitan dengan radikalisme terorisme, kurang lebih hanya sekitar 300 lebih konten. Tapi, pada 2018, konten radikalisme terorisme makin bertambah.

"Sejak 2018 karena kita (Kominfo) punya mesin pengais, sampai sekarang sudah 10 ribu lebih (konten radikalisme terorisme) terdeteksi," ungkap Rudiantara.

Baca: 10 Badan Intelijen Terbaik Dunia 

Peningkatan jumlah itu, sebut Rudiantara, bukan aktivitas radikalisme terorisme yang bertambah. Tapi memang karena kemampuan masyarakat dan pemerintah lebih baik dalam merespon serta menanggulangi isu tersebut.

"Karena kita mampu, makin banyak yang bisa kita catat mengenai konten-konten itu. Nah, ini salah satu bentuk dukungan dari Kementerian Kominfo kepada BNPT," terangnya.

"Konten-konten seputar radikalisme dan terorisme pasti kita akan jaga atas arahan dari BNPT, dan terkadang BNPT juga mempunyai informasi bahwa di dunia maya ada konten radikalisme terorisme. Kita percaya kepada BNPT sebagai institusi yang memang shahih terhadap isu radikalisme terorisme," tukas Menteri asal Bogor, Jawa Barat (Jabar) itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0