Mahasiswa UNAIR Ciptakan Produk Kecantikan dari Limbah Kulit Jengkol :: Nusantaratv.com

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Produk Kecantikan dari Limbah Kulit Jengkol

Pemanfaatan jengkol sebagai bahan kosmetik masih sangat minim
Mahasiswa UNAIR Ciptakan Produk Kecantikan dari Limbah Kulit Jengkol
Tim PKM-K Djengkolic Fakultas Farmasi UNAIR . (unair.ac.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), menciptakan inovasi.

Mereka yang terdiri dari Mazhar Ardhina Silmi, Kholidatul fauziyah, Diah Ayu Laraswati, Nursanti Arya Pratiwi, dan Rizki Amalia Arifiani yang semuanya program jurusan pendidikan apoteker memilih untuk membuat produk kecantikan atau skincare alami dengan memanfaatkan limbah kulit jengkol.

Dimanfaatkannya jengkol, menurut Mazhar, karena jengkol merupakan tumbuhan yang biasanya hidup di daerah Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

"Bijinya sering dimanfaatkan untuk bahan pangan. Sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal jengkol sebagai komoditas yang dikonsumsi," ujar Mazhar yang dikutip nusantaratv dari situs resmi Univeritas Airlangga, Jumat (21/6/2019).

Di bidang kecantikan sendiri, jelasnya, pemanfaatan jengkol sebagai bahan kosmetik masih sangat minim dan kurang populer dibandingkan dengan bahan alami lainnya. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa kulit jengkol mengandung berbagai senyawa kimia di antaranya flavonoid, saponin, dan tanin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa flavonoid berfungsi sebagai antioksidan, saponin berfungsi mencegah penuaan dini, mengecilkan pori-pori wajah dan menghaluskan kuliat. Sedangkan tanin berfungsi sebagai antioksidan dan antibakteri serta vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan sekaligus mencerahkan kulit.

"Maka dari itu tim ini pun mencoba membuat produk kecantikan alami yaitu 'Djengkolic' dengan memanfaatkan penelitian kulit jengkol yang dijadikan sebagai facial wash dan facial scrub sebagai pencerah kulit dan antiaging," lajutnya.

Produk 'Djengkolic', jelasnya, dibuat secara 2-in-1 atau dua produk dalam satu kemasan yaitu facial wash sekaligus facial scrub. Produk di desain dalam kemasan yang sederhana, praktis, dan mudah penggunaannya.

Bentuk produk dari 'Djengkolic' sendiri ialah gel yang mengandung bahan utama ekstrak kulit jengkol dengan tambahan butiran halus kulit jengkol sebagai exfoliator.

Dijelaskannya, produknya juga dijual dalam kemasan tube 30 gram dan bertutup ulir, sehingga antitumpah dan sangat praktis untuk dibawa bepergian. 

"Harapannya selain mengembalikan hakikat produk kecantikan alami asli Indonesia kepada masyarakat yang sekarang mulai didominasi produk luar negeri seperti Korea, juga membantu masyarakat dalam mengurangi limbah kulit jengkol pada lingkungan dengan membuatnya sebagai produk 'Djengkolic' yang kaya manfaat," tukasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0