Mahasiswa UNAIR Sulap Kunyit Jadi Permen Pencegah Kanker :: Nusantaratv.com

Mahasiswa UNAIR Sulap Kunyit Jadi Permen Pencegah Kanker

Produk ini memiliki manfaat dalam mencegah cancer, stroke, dan dementia
Mahasiswa UNAIR Sulap Kunyit Jadi Permen Pencegah Kanker
Zilvana Nurul Iza menciptakan permen pencegah kanker. (unair.ac.id)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kanker menjadi penyakit berbahaya sekaligus berpotensi mengakibatkan kematian pada pengidapnya.

Beban kanker global telah meningkat menjadi 18,1 juta kasus baru dan 9,6 juta kasus kematian. Data itu berdasarkan siaran pers terbaru perihal kanker global pada 2018 oleh Agensi Internasional untuk Riset Kanker Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) PBB.

Kondisi ini mendorong Zilvana Nurul Iza, mahasiswa S1 Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), dalam membuat inovasi permen sebagai pencegah kanker dengan memanfaatkan kunyit. 

Inovasi itu diberi nama 'Pemanfaatan Kunyit sebagai Pencegah Kanker melalui Permen Kuper (Kunyit Penghilang Resahmu)'. Inovasinya itu sekaligus berhasil memperoleh medali perunggu pada kompetisi International Malaysia-Indonesia-Thailand Symposium on Innovation and Creativity (IMIT-SIC 2019)', di Princess of Naradhiwat University, Thailand, 16-18 Juni 2019.

Zilvana menyampaikan produk itu memiliki manfaat dalam mencegah cancer, stroke, dan dementia, karena berbahan dasar rempah-rempah yang memang sudah terbukti khasiatnya.

Selain itu, ungkapnya, bahan-bahan yang menunjang pembuatannya juga mudah didapatkan, dan permen inovasinya ini juga memiliki segudang manfaat.

"Inovasi ini muncul akibat keresahan saya pada peristiwa yang muncul dan memang cukup membahayakan bagi kehidupan. Kanker bukan sembarang penyakit, maka dari itu saya berinovasi untuk mencari cara bagaimana mencegahnya dan akhirnya mendapatkan ide untuk membuat permen pencegah kanker," ujar Zilvana yang dikutip nusantaratv dari situs resmi UNAIR, Selasa (25/6/2019).

"Kenapa memilih permen? Karena beberapa literatur menyebutkan bahwa permen merupakan sesuatu yang mudah disukai orang-orang," tambah Zilvana.

Selain itu, siaran pers global juga memberikan data bahwa tiap tahunnya pengidap dan angka kematian akibat kanker meningkat. Satu dari lima pria dan enam wanita mengidap kanker semasa hidupnya, dan satu dari  delapan pria dan sebelas wanita meninggal akibat kanker.

Zilvana juga menyampaikan bahwa permen pencegah kanker tersebut dapat di konsumsi oleh semua orang kecuali ibu hamil dan menyusui. Permen pencegah kanker juga merupakan solusi efektif dan mudah dikonsumsi.

Ke depannya, Zilvana berniat untuk mengembangkan lagi produk dan khasiat dari inovasinya tersebut dan berharap semoga saja mampu untuk mencegah penyakit serius lainnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0