Menkominfo Bahas Kerja Sama Pengembangan Teknologi 5G dengan Qualcomm :: Nusantaratv.com

Menkominfo Bahas Kerja Sama Pengembangan Teknologi 5G dengan Qualcomm

Menkominfo Johnny G. Plate Mengatakan Indonesia Berpeluang Besar dan Sedang Bersiap untuk Menjadi Digital Hub di Kawasan Asia.
Menkominfo Bahas Kerja Sama Pengembangan Teknologi 5G dengan Qualcomm
Menkominfo Johnny G. Plate membahas kerjasama 5G dengan Qualcomm. (Dok. Humas Kemkominfo)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pada hari ketiga penyelenggaraan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting di Davos, Swiss, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate mengadakan pertemuan dengan President Qualcomm Cristiano Amon.

Pertemuan yang berlangsung di Paviliun Indonesia ini membahas sejumlah hal, di antaranya penjajagan kerjasama pengembangan teknologi 5G. Qualcomm merupakan salah satu perusahaan teknologi global yang tengah melakukan berbagai inovasi teknologi digital.

"Kami tertarik untuk mendukung pengembangan teknologi 5G di Indonesia. Lebih dari itu, kami ingin meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang dengan pemerintah Indonesia," ujar Cristiano Amon.

Sedangkan Johnny mengatakan Indonesia berpeluang besar dan sedang bersiap untuk menjadi digital hub di kawasan Asia. "Salah satu kunci untuk menjadi terdepan di era digital adalah kesiapan infrastruktur, di antaranya dengan penguatan konektivitas melalui teknologi 5G," jelas Johnny, dalam keterangannya, Sabtu (25/1/2020).

Baca Juga: Faktor Keamanan, Pejabat PBB Dilarang Pakai WhatsApp untuk Komunikasi Resmi

Dalam merespons tawaran kerja sama tersebut, Johnny menegaskan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dalam rangka mendukung kepentingan nasional Indonesia, misalnya dalam inisiatif pembangunan ibukota baru.

Hal senada disampaikan Johnny saat menerima VP Global Public Policy AWS Michael Punke. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membicarakan beberapa isu krusial seperti realisasi rencana investasi AWS di Indonesia, perlindungan data pribadi, dan dukungan AWS terhadap ekonomi digital Indonesia.

Kembali Johnny menekankan setiap kerja sama harus selalu menghadirkan nilai tambah bagi Indonesia. Dan, pertemuan dengan dua raksasa teknologi global tersebut menjadi agenda penutup sejumlah pertemuan maraton yang dilakukan Menkominfo di ajang WEF 2020.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Widodo Muktiyo menyebutkan sepanjang pelaksanaan World Economic Forum 2020 sudah banyak sekali hasil positif yang didapat Indonesia.

"Kegiatan di Davos ini menjadi sangat efektif. Semua menteri yang datang melakukan serangkaian negosiasi dan lobi dengan mitra, baik antar negara maupun juga antar company dan ini mudah-mudahan bisa menjadi babak baru tumbuhnya ekonomi Indonesia yang berbasis pada teknologi dan menjadi kekuatan kita untuk mencapai target-target yang sudah ditetapkan di Davos 2020 ini," tukas Widodo.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0