Menkominfo Rudiantara: Kebijakan Afirmatif Dukung Pengembangan Kota Cerdas :: Nusantaratv.com

Menkominfo Rudiantara: Kebijakan Afirmatif Dukung Pengembangan Kota Cerdas

Menkominfo minta pemerintah daerah fasilitasi operator telekomunikasi
Menkominfo Rudiantara: Kebijakan Afirmatif Dukung Pengembangan Kota Cerdas
Menkominfo menyebut kebijakan afirmatif mendukung pengembangan smart city. (Terasjabar)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menkominfo Rudiantara, mengatakan kebijakan afirmatif yang dilakukan Pemerintah, khususnya dalam penyediaan akses telekomunikasi merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mewujudkan smart city atau kota cerdas.

Menurut Rudiantara, Kementerian Kominfo memberikan prioritas kepada ratusan Kabupaten atau Kota terpilih untuk diberikan bantuan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

"Ada 130-an Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, dimana Kominfo bisa melakukan affirmative policy, kebijakan keberpihakan, tidak melihat untung atau rugi, karena melayani masyarakat dalam konteks ini tidak boleh dilihat untung atau rugi," ujar Rudiantara, di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Rudiantara hadir dalam acara Indonesia International Smart City Forum 2019, di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, yang berlangsung pada 17-19 Juli ini.

Dalam kesempatan itu, Rudiantara meminta agar pemerintah daerah mau memfasilitasi operator telekomunikasi yang akan membangun infrastruktur di daerahnya.

"Buatkan Perda-nya, Perda-nya yang memudahkan orang investasi, kalau mau investasi dibuat susah, bagaimana orang mau membangun di daerah tersebut," cetusnya.

Saat ini, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga lain dalam membuat program Gerakan Menuju 100 Smartcity Indonesia. Pemilihan Kabupaten atau Kota berdasarkan beberapa parameter.

"Dari kemampuan keuangan daerah (APBD), Indeks Kota Berkelanjutan bekerja sama dengan Bappenas, Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan, Kabupaten dan Kota berkinerja tinggi bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Indeks Kota Hijau bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Dimensi Pembangunan Pemerataan dan Kewilayahan," urainya.

Secara khusus, Menteri asal Bogor, Jawa Barat (Jabar) itu meminta kepala daerah untuk mewujudkan smart city melalui peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

"Smart city itu bagi saya adalah bagaimana pemimpin daerah, Bupati/Walikota beserta aparatnya meningkatkan layanan," tegasnya. 

Ia juga menekankan agar pemerintah daerah tidak terlalu berfokus pada kebutuhan teknologi yang akan digunakan demi mewujudkan smart city.

Sebab, hal terpenting dilakukan adalah mengubah pola pikir lebih penting untuk dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat menjadi lebih baik. "Dimulai dengan mindset kita membuat cara baru, mengubah proses baru cara melayani masyarakat lebih baik," tuturnya.

Tak hanya aspek infrastruktur, Kementerian Kominfo, menurut Rudiantara, juga membantu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa Digital Talent Scholarship.

Tahun ini terdapat 25 ribu talenta yang akan dididik menjadi teknisi di bidang teknologi industri revolusi keempat. "Saya berharap bahwa program ini dapat memenuhi kebutuhan talenta digital di masa depan. Kebutuhan Indonesia itu setahun 600 ribu untuk digital talent yang harus kita pompakan ke industri," tukas Rudiantara.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0