Menkominfo Tegaskan Komitmen Indonesia Lindungi Insan Pers :: Nusantaratv.com

Menkominfo Tegaskan Komitmen Indonesia Lindungi Insan Pers

Fredoom House nilai Indonesia miliki lingkungan media yang dinamis dan beragam
Menkominfo Tegaskan Komitmen Indonesia Lindungi Insan Pers
Menkominfo Rudiantara.(istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Indonesia telah membuat pencapaian demokratis yang mengesankan dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan Freedom House 2019 menunjukkan Indonesia telah membangun kemajemukan yang signifikan dalam politik dan media.

Dengan penilian angka agregat 62 dalam skala 100, Fredoom House menilai Indonesia memiliki lingkungan media yang dinamis dan beragam.

Komitmen pemerintah atas kebebasan pers ditegaskan kembali oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam Forum Global Conference for Media Freedom.

"Pemerintah manapun mesti memiliki komitmen memperjuangkan para jurnalis melalui dukungan terhadap akses layanan hukum serta berbagai pelatihan," ujar Rudiantara saat menghadiri Global Conference on Media Freedom di Printworks, Surrey Quay Road, London, dilansir situs resmi Kominfo, Kamis (11/7/2019).

Memimpin Delegasi Republik Indonesia, Menkominfo Rudiantara menjelaskan Pemerintah Republik Indonesia mendukung penuh kebebasan media serta para pekerja pers. 

"Indonesia mendukung upaya dunia internasional membangun jaringan dukungan untuk teman-teman jurnalis, mendukung jurnalisme warga atau citizen journalism. Termasuk dalam mengatur konflik dan pascakonflik," ungkapnya. 

Forum Global Conference for Media Freedom yang digelar Pemerintah Inggris dan Kanada itu ditujukan untuk menyusun komitmen bersama terhadap perlindungan jurnalis dalam menjalankan tugas, peningkatan kualitas sumberdaya manusia jurnalis dan memperjuangkan kebebasan pers.

Di Indonesia, kebebasan pers atau freedom of the press dijamin sebagai hak konstitusional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 ayat 1: "Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara'.

Melalui konferensi yang digelar Pemerintah Inggris dan Kanada bersama Perserikatan itu, Rudiantara menyatakan arti penting keterlibatan Indonesia forum yang dihadiri oleh berbagai negara.

"Agenda ini penting, terutama untuk mengetahui seputar dinamika insan pers dalam tataran global," tambah menteri asal Bogor, Jawa Barat (Jabar) itu.

Menurut Rudiantara, dalam konferensi tersebut, akan disepakati dukungan terhadap sejumlah program-program pemberdayaan pekerja media.

Mulai dari pengembangan kemampuan jurnalisme investigatif, dukungan organisasi-organisasi multilateral guna berbagi dan mengimplementasikan mekanisme praktik terbaik untuk mendukung dan memperjuangkan jurnalis di seluruh dunia. 

"Semoga melalui Media Freedom Conference, eksistensi media semakin positif dan terus memberikan kontribusi nyata bagi dunia," tukas Rudiantara.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0