Mudahkan Masyarakat, Siswa MTsN 1 Gorontalo Ciptakan Alat Belah Durian :: Nusantaratv.com

Mudahkan Masyarakat, Siswa MTsN 1 Gorontalo Ciptakan Alat Belah Durian

Ide membuat alat belah durian ini datang dari para siswa karena ingin memudahkan masyarakat Gorontalo, utamanya para pecinta durian, dalam membuka kulitnya.
Mudahkan Masyarakat, Siswa MTsN 1 Gorontalo Ciptakan Alat Belah Durian
Siswa MTsN 1 Gorontalo ciptakan alat belah durian. (Dok. Humas Kemenag)

Gorontalo, Nusantaratv.com - Para pecinta durian kerap kesulitan dalam membelah buah durian. Kini, masalah itu dapat teratasi berkat penciptaan alat belah durian dari siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo.

Ofyan Nakoda, Pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) MTsN 1 Kota Gorontalo, mengatakan ide membuat alat ini datang dari para siswa karena ingin memudahkan masyarakat Gorontalo, utamanya para pecinta durian, dalam membuka kulitnya. Tak hanya kulit durian, tapi juga sabut kelapa.

Baca: Mahasiswa UI Ciptakan Nettox Watch, Atasi Kecanduan Internet Kaum Milenial

"Berawal dari sebuah ide, para siswa lalu melakukan penelitian selama tiga pekan. Hasil penelitian itu lalu dituangkan menjadi sebuah alat yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat saat akan membelah buah durian dan mengupas sabut kelapa," ujar Ofyan, dilansir dari laman Kemenag, Jumat (30/8/2019).

Menurut Ofyan, alat ini masih bekerja dengan sistem manual. Namun, proses kegunaannya sudah lebih efektif dan efisien ketimbang dengan penggunaan parang, yang dinilai lama serta tingkat risikonya tinggi saat membelah durian. 

Biaya pembuatan alat ini juga terhitung murah. Sebab, desain konstruksi alat ini sangat simple dan praktis. Bahan baku besinya juga mudah didapatkan.

"Saya berharap ke depan kegiatan riset di MTsN 1 Kota Gorontalo bisa mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Agama, baik Kanwil Provinsi maupun pusat," lanjutnya.

Sementara itu, Karjainto, Kepala MTs Negeri 1 Kota Gorontalo, mengaku bersyukur dan bangga atas prestasi dan semangat para siswa dan pembimbingnya untuk melakukan riset yang bermanfaat untuk kepentingan orang banyak.

Baca: Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Bakar dengan Material Lempung

"Saya atas nama pribadi dan keluarga besar MTsN 1 Kota Gorontalo mengucapkan terimkasih kepada pembina dan seluruh siswa yang telah melakukan risetnya dan telah berhasil menemukan alat pembelah durian," terang Karjainto.

Karjianto berharap budaya riset di madrasahnya terus tumbuh sebagai bagian dari program pembinaan.

"Dengan riset ini, siswa akan mempunyai pengalaman melakukan penelitian ilmiah dengan langkah-langkah sistematis dan nantinya ketika mereka duduk di bangku perkualiahan, kebiasaan-kebiasaan ini akan dipergunakan," tukas Karjainto.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0