Pakai Software Bajakan, Bakal Diciduk Kemenkumham :: Nusantaratv.com

Pakai Software Bajakan, Bakal Diciduk Kemenkumham

Pakai software bajakan dapat merugikan
Pakai Software Bajakan, Bakal Diciduk Kemenkumham
Ilustrasi. (artibeus.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Berbagai cara dilakukan oleh institusi pemerintah untuk menghentikan penggunaan software tidak berlisensi (ilegal). Namun, hal itu tak cukup. Butuh peran swasta untuk membantu mengurai masalah ini.

Kampanye Legalize and Protect dari Business Software Alliance (BSA) sejauh ini terbukti efektif di Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Namun tak banyak perusahaan Indonesia yang menerapkan kebijakan untuk membersihkan lingkungan bisnis dari software tidak berlisensi, dan keamanan siber nasional negara akan merugi jika pemimpin tidak mengambil tindakan tegas untuk melindungi bisnis mereka.

Di sisi lain, pemerintah aktif menyediakan berbagai cara untuk mengurangi angka penggunaan software tidak berlisensi.

Seperti kegiatan sosialisasi, edukasi, dan penegakan hukum di bawah Undang-Undang (UU) Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 di mana masyarakat dapat mengadukan kasus penggunaan software tidak berlisensi oleh perusahaan.

"Pemerintah Indonesia menentang penggunaan software tidak berlisensi. Kami ingin mendorong pemilik bisnis untuk hanya menggunakan software berlisensi untuk kepentingan keamanan dan kompetensi perusahaan," ujar Irbar Susanto selaku Kasubdit Pencegahan dan Penyelesaian Sengketa Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia). 

"Software tidak berlisensi memang menggiurkan di awal, tapi pada akhirnya akan merugikan bisnis Anda," tuturnya, Kamis (14/6/2019).

Ditambahkannya, Pemerintah Indonesia bertanggung jawab untuk melindungi hak cipta pembuat software. "Kami selalu terbuka untuk setiap laporan dan akan melakukan yang terbaik untuk menegakkan hukum melalui peraturan dan staf ahli kami," cetus Irbar.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0