Radiofarmaka, Metode Baru Deteksi Dini Kanker Payudara :: Nusantaratv.com

Radiofarmaka, Metode Baru Deteksi Dini Kanker Payudara

Merupakan metode baru yang green material
Radiofarmaka, Metode Baru Deteksi Dini Kanker Payudara
Ilustrasi. (alodokter.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Tingkat kematian akibat kanker payudara di dunia masih terbilang tinggi. Pengembangan metode yang lebih efektif untuk mendeteksi kanker payudara secara dini terus dilakukan.

Seperti inovasi dari tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat (Jabar), yakni Luthfi Utami Setyawati, Risda Rahmi Islamiaty, dan Kevin Reinard Lie.

Mereka menemukan metode deteksi dini kanker payudara dengan menggunakan campuran obat dengan bahan radioaktif, atau disebut dengan radiofarmaka.

Adapun senyawa yang digunakan dalam metode ini adalah senyawa 99mTc – α-mangostin & 131I – α-mangostin. Senyawa-senyawa tersebut dipercaya dapat mendeteksi dan mengobati kanker payudara.

Lutfi mengatakan dalam pembuatan senyawa radiofarmaka, perlu diperhatikan keberhasilan pembuatan dari radiofarmaka itu. Sehingga, ungkapnya, perlu metode untuk menganalisa keberhasilan pembuatan radiofarmaka tersebut.

"Metode yang kami kembangkan ini merupakan metode baru yang green material (bahan baku dari tanaman), lebih cepat, murah, dan efektif untuk menentukan keberhasilan pembuatan radiofarmaka," ujar Luthfi yang dikutip nusantaratv dari situs resmi Universitas Padjadjaran (Unpad), Senin (24/6/2019).

Kelompok ini telah berhasil untuk memvalidasi metode analisa radiofarmaka tersebut dan telah didapatkan pula hasil yang memuaskan, dimana senyawa yang mereka gunakan sudah siap untuk uji keamanan.

Dan, penelitian yang dilakukan ketiga mahasiswa itu merupakan kerja sama dengan pihak Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Bandung, Jabar.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0