Ratusan Pegawai Minta Google Tak Bekerja Sama dengan Dinas Imigrasi AS :: Nusantaratv.com

Ratusan Pegawai Minta Google Tak Bekerja Sama dengan Dinas Imigrasi AS

Petisi itu minta supaya Google tidak memberikan bantuan teknis kepada kedua badan tersebut
Ratusan Pegawai Minta Google Tak Bekerja Sama dengan Dinas Imigrasi AS
Ratusan pegawai Google tandatangani petisi. (The Star)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ratusan pegawai Google meminta kepada pimpinan mereka untuk tidak bekerjasama dengan Badan Penegak Imigrasi dan Bea Cukai (ICE). Mereka menilai Dinas Imigrasi terlibat dalam pelanggaran hak-hak asasi (HAM).

Dilansir dari The Star, Jumat (16/8/2019), sebuah petisi yang ditandatangani 600 lebih pegawai Google dipicu adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh ICE dan Dinas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CPB).

Petisi itu minta supaya Google tidak memberikan bantuan teknis kepada kedua badan tersebut, dan juga kepada Office of Refugee Resettlement atau Kantor Pemukiman Pengungsi sampai badan-badan pemerintah itu berhenti melakukan pelanggaran-pelanggaran HAM.

Khususnya, para pegawai itu mendesak perusahaan supaya jangan ikut melakukan penawaran untuk membangun sistem komputasi awan (cloud computing) untuk badan-badan pemerintah yang ditaksir nilainya mencapai 10 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Petugas ICE sering kali digunakan oleh pemerintah AS untuk melakukan razia terhadap migran gelap yang tinggal dan bekerja di Amerika. Namun, hingga kini, pimpinan perusahaan Google belum memberikan komentar atas petisi itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0