Rintis e-Government, Kemenpan RB Gandeng ITS :: Nusantaratv.com

Rintis e-Government, Kemenpan RB Gandeng ITS

ITS sangat terbuka dengan adanya gagasan e-Governmet ini
Rintis e-Government, Kemenpan RB Gandeng ITS
Kemenpan RB gandeng ITS untuk rintis e-Government. (Dok. Humas ITS)

Jakarta, Nusantaratv.com - Guna mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta terpercaya di era teknologi, dibutuhkan penerapan e-Government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

Demi tercapainya kebutuhan tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) merangkul Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mempersiapkan penerapan SPBE di Indonesia.

Dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan ITS di ruang kerja rektor, Rabu (31/7/2019), Kemenpan RB diwakili Imam Machdi bersama timnya.

Mochamad Ashari, Rektor ITS, mengungkapkan bahwa ITS sangat terbuka dengan adanya gagasan SPBE ini. Ia menyebut gagasan ini bermula dari adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018.

Dari peraturan tersebut, daerah-daerah di Indonesia dipetakan guna melihat tingkat kematangan program SPBE. "Namun hasilnya masih jauh dari harapan," ujar rektor yang akrab disapa Ashari ini tentang fakta yang ada saat ini.

Setelah banyaknya evaluasi yang telah dilakukan, pihak Kemenpan RB merasa memerlukan bantuan dari pihak perguruan tinggi. Yakni dengan memikirkan turunan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 sehingga dapat diimplementasikan di Indonesia.

Dalam hal ini, Ashari menganggap ITS memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengolah dan mematangkan program SPBE ini. 

"Jadi ke depannya, ITS siap bantu Kemenpan RB untuk membangun kebijakan yang lebih implementatif sebagai perbaikan terhadap birokrasi negara," lanjutnya.

Dalam waktu dekat ini, ITS dan Kemenpan RB akan bersama-sama menggali potensi SPBE lebih baik lagi. Selain itu, Ashari juga merasa perlu untuk saling berbagi informasi terbaru yang sedang dikerjakan. 

Ashari berharap agar ada konfirmasi lebih lanjut terkait kebutuhan Kemenpan RB yang bisa dibantu ITS. "Contohnya ialah mengundang ahli kami (ITS) yang kompeten untuk membantu di sana (Kemenpan RB)," terang Ashari.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0