Rudiantara Tepis Kabar Pembatasan Akses Medsos Saat Sidang MK :: Nusantaratv.com

Rudiantara Tepis Kabar Pembatasan Akses Medsos Saat Sidang MK

Kominfo memastikan kabar pembatasan medsos hoaks
Rudiantara Tepis Kabar Pembatasan Akses Medsos Saat Sidang MK
Menkominfo Rudiantara tepis kabar pembatasan akses medsos. (nusakini.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menepis kabar adanya pembatasan akses media sosial (medsos), saat sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/06/2019).

Rudiantara menyebut kebijakan pembatasan akses medsos pada 22 hingga 24 Mei lalu saat aksi massa di Gedung Bawaslu, tak lagi diberlakukan. 

Sebab, ungkap menteri kelahiran Bogor, 3 Mei 1959 itu, saat ini kondisinya sangat berbeda jauh. 

"Saat itu (Aksi 22 Mei) ada puluhan hoaks, konten negatif yang sifatnya bukan hanya bohong saja, tetapi provokasi, menghasut, mengadu domba, Itu secara kualitatif," ujar Rudiantara dikutip situs resmi Kominfo, Jumat (14/6/2019).

Ia menambahkan, saat aksi Mei lalu juga terdapat URL yang digunakan untuk penyaluran hoaks. 

"Sehari bisa ditemukan 600 sampai 700 hoaks. URL atau isilah umumnya dikenal dengan kanal itu, menjadi alasan mengapa medsos ditutup sementara," lanjutnya. 

Sedangkan untuk sidang sengketa Pilpres di MK, Rudiantara mengakui jumlah hoaks menurun. Tidak seperti pada saat aksi 22 Mei.

"Nah, sekarang itu menurun terus sampai kita cabut pembatasan sekitar 300-an, kemudian turun 200, dan sekarang itu di bawah, ya hampir 100 lah," tuturnya. 

Penurunan jumlah hoaks ini, disebutkan Rudiantara, adalah sesuatu yang normal. Normal dalam artian, secara kualitatif tidak ada konten yang menghasut hasil pengumuman penghitungan suara, tidak ada yang mengadu domba.

"Jadi, hari ini tidak ada alasan untuk melakukan pembatasan. Dan, pembatasan itu bukan tujuan pemerintah," tutup Rudiantara.

Sebelumnya beredar di media sosial bahwa, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kekominfo) kembali membatasi akses medsos hari ini, Jumat (14/6/2019). Kominfo memastikan kabar tersebut hoaks.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0