Segmen Game Terbesar Berasal Dari Game Ponsel dan Tablet :: Nusantaratv.com

Segmen Game Terbesar Berasal Dari Game Ponsel dan Tablet

Clash of Clans Adalah Game iPhone Dengan Pendapatan Kotor Terbesar di Amerika Serikat.
Segmen Game Terbesar Berasal Dari Game Ponsel dan Tablet
Ilustrasi. (YouTube)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pasar game seluler saat ini menjadi segmen game terbesar secara umum. Pada 2018, pasar game selular memiliki valuasi 68,5 miliar dolar AS (Amerika Serikat). Dimana dari angka itu, sebanyak 54,9 miliar dolar AS berasal dari smartphone, dan sekitar 13,6 miliar berasal dari tablet.

Prediksi untuk beberapa tahun ke depan adalah jika game seluler akan terus bertumbuh. Sedangkan game komputer dan game berbasis web akan menurun. Namun segmen game konsol diperkirakan akan tetap stabil.

Dilansir dari GSM Arena, Senin (10/2/2020), saat ini, sebagian besar pendapatan game seluler berasal dari perangkat iOS. Namun menurut prediksi, Android akan mengalahkan platform Apple sebelum 2023.

Clash of Clans (COC) adalah game iPhone dengan pendapatan kotor terbesar di AS, berdasarkan pendapatan harian. Sedangkan urutan kedua dihuni Fortnite.

Baca Juga: Oppo Reno3 Vitality Resmi Meluncur Dengan Snapdragon 765, Dibanderol Rp5,9 Juta

Diketahui, COC dibuat oleh pengembang Finlandia, Supercell. Pengembang itu juga adalah pembuat Clash Royale, dimana Tencent memiliki sebagian besar saham perusahaan itu.

Sebagian besar pendapatan terkait game berasal dari pembelian dalam aplikasi, yakni lebih dari 40 persen. Sumber kedua berasal dari iklan video, yakni lebih dari 30 persen. Sebagai perbandingan, aplikasi selain game umumnya mendapatkan penghasilan terbesar dari iklan gambar dan video.

Virtual Reality (VR) masih sulit memperoleh tempat pada segmen game. Sebagian besar orang pernah mendengar VR. Tapi mereka beranggapan jika teknologi itu terlalu mahal.

Pendapatan Augmented Reality (AR) diperkirakan akan menyalip VR tahun depan karena basis pengguna akan tumbuh secara cepat dan jauh lebih tinggi. HTC adalah produsen headset VR terbesar ketiga, yang diikuti Sony dan Facebook.

VR dan AR kemungkinan masih tetap akan digunakan dalam dunia game. Kendati jutaan orang diperkirakan akan menggunakan kedua teknologi itu untuk menonton acara langsung dan hiburan video.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0