Siswa Madrasah Asal Sragen Ukir Prestasi di Ajang Robotik Internasional :: Nusantaratv.com

Siswa Madrasah Asal Sragen Ukir Prestasi di Ajang Robotik Internasional

Muhamad Miftahul Risqi meraih penghargaan Performance Award kategori Line Tracing Extreme pada World Robot Games (WRG) di Thailand, akhir pekan lalu.
Siswa Madrasah Asal Sragen Ukir Prestasi di Ajang Robotik Internasional
Muhamad Miftahul Risqi ukir prestasi di ajang Robotik Internasional di Thailand. (Istimewa)

Sragen, Nusantaratv.com - Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, Muhamad Miftahul Risqi, mengukir prestasi di level internasional.

Dia meraih penghargaan Performance Award kategori Line Tracing Extreme pada World Robot Games (WRG) di Thailand, akhir pekan lalu. Siswa berusia 15 tahun itu menyisihkan 49 peserta dari berbagai negara.

"Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan dan terima kasih atas doa teman-teman semua, karena siswa kami berhasil meraih penghargaan pada kompetisi robotik tingkat internasional," ujar Muawanatul Badriyah, Kepala MTsN 8 Sragen, dilansir dari laman Kemenag, Rabu (3/9/2019).

Untuk kategori yang diikutinya itu, robot milik Risqi diharuskan melintasi jalur lintasan extreme yang sulit dilalui. Tantangan itu melalui lintasan berbentuk roller coaster. Jika peserta tidak pandai memprogram robotnya, maka resiko robotnya akan rusak karena jatuh dari ketinggian dengan kecepatan yang tinggi.

Baca: Siswa MAN 1 Harumkan Nama Indonesia di Jepang, Ukir Emas Pada Ajang Robotika Internasional

Namun, tantangan ini dapat dilalui Risqi dengan baik, meski dia harus berkompetisi dengan peserta dewasa. Risqi keluar sebagai pemenang kompetisi tersebut. "Ini menunjukkan bahwa siswa madrasah di desa mampu berprestasi pada ajang yang membutuhkan kemampuan teknologi masa depan," lanjut Muawanatul.

"Ini sebuah kebanggaan bagi kami. Saya yakin madrasah kami bakal lebih bersinar dan menjadi pilihan utama para orangtua dalam menyekolahkan anaknya," tambahnya. 

WRG digelar tiap tahun di Bangkok, Thailand. Ajang internasional ini diikuti 1.220 peserta dari 10 negara. Selain Thailand dan Indonesia, peserta berasal dari Singapura, Philipina, Vietnam, China, Malaysia, Taiwan, Bhutan, Myanmar, dan Indonesia.

WRG dihelat selama tiga hari, 29 Agustus hingga 3 Agustus 2019, dengan mengusung tema 'Robotic at Home'. Kompetisi ini terbuka untuk umum. Kategori yang dilombakan, Sumo Robot, Line Tracing, Search Robot and Rescue MINI, Robot Rugby and Innovative, dan Line Tracing X-Treme.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0