Siswa MAN 1 Harumkan Nama Indonesia di Jepang, Ukir Emas Pada Ajang Robotika Internasional :: Nusantaratv.com

Siswa MAN 1 Harumkan Nama Indonesia di Jepang, Ukir Emas Pada Ajang Robotika Internasional

Dua siswa ini berhasil mengukir prestasi di ajang Robotika Tingkat Internasional di Okayama University, Jepang, pada ajang event Robofest Japan 2019.
Siswa MAN 1 Harumkan Nama Indonesia di Jepang, Ukir Emas Pada Ajang Robotika Internasional
Siswa MAN 1 Pasuruan harumkan nama Indonesia di ajang robotika tingkat internasional di Okayama University, Jepang. (Dok. Humas Kemenag)

Pasuruan, Nusantaratv.com - Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), mengharumkan nama Indonesia di ajang kelas dunia.

Adalah Mukhammad Raihan Al Hakim (Kelas X IIS 2) dan Muhammad Daffa Akbar Alamsyah (Kelas X MIA 1). Dua siswa ini berhasil mengukir prestasi di ajang robotika tingkat internasional di Okayama University, Jepang, pada ajang event Robofest Japan 2019. 

Mukhammad Raihan Al Hakim meraih 1 medali emas, sedangkan Muhammad Daffa Akbar Alamsyah, meraih 1 medali perunggu.

Baca: Ini Nimby, Robot yang Bisa Melompat dengan Lincah Karya Mahasiswa ITB 

"Pada event ini, MAN 1 Pasuruan merupakan satu-satunya madrasah yang mengikuti dan menjadi wakil Kementerian Agama pada kompetisi ini," ujar Agus Suwito, Kepala MAN 1 Pasuruan, dilansir laman Kemenag, Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, kompetisi ini berlangsung pada 24-25 Agustus 2019, di Okayama University. Medali emas diraih pada kategori Gathering Superteam Senior, dan medali perunggu pada kategori Line Maze Senior.

Baca: Tim Robotika ITS Raih 14 Penghargaan FIRA di Korsel

"Peserta Robofest Japan 2019 adalah sekolah dari negara di kawasan Asia Pasifik. Peserta diseleksi berdasarkan Robofest tiap zona di Indonesia. MAN 1 Pasuruan merupakan salah satu dari pemenang Robofest Indonesia sehingga berhak mewakili ke Jepang," tuturnya. 

Ditambahkannya, prestasi ini tidak lepas dari kerja keras siswa dan proses pembinaan di MAN 1 Pasuruan. Menurutnya, madrasah binaanya mengembangkan sistem pembinaan berdasarkan minat khusus yang dimiliki peserta didik.

"Kelas robotik yang ada di MAN 1 Pasuruan memiliki 23 siswa dibina oleh internal madrasah dan kerjasama dengan Podistik ITS Surabaya," tukas Agus.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0