Terapkan Smart City, Kominfo Dorong Pemda Kerjasama dengan Pihak Ketiga :: Nusantaratv.com

Terapkan Smart City, Kominfo Dorong Pemda Kerjasama dengan Pihak Ketiga

Kominfo menilai Kota Banda Aceh layak untuk menerapkan program smart city
Terapkan Smart City, Kominfo Dorong Pemda Kerjasama dengan Pihak Ketiga
Kominfo dorong Pemda kerjasama dengan pihak ketiga untuk smart city. (istimewa)

Banda Aceh, Nusantaratv.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengembangkan kerja sama dengan pihak ketiga dalam penyediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan aplikasi untuk penerapan kota cerdas atau smart city

"Infrastruktur tersebut menjadi pondasi smart city. Selanjutnya mengenai aplikasi, studi tiru dengan yang telah ada di daerah lain, lalu sesuaikan dengan kebutuhan daerah," ujar Rudiantara, di Banda Aceh, Selasa (30/7/2019). 

Dalam kesempatan itu, Rudiantara menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Rudiantara berharap MoU tersebut bisa segera ditindaklanjuti dengan Memorandum of Action (MoA). "Ini juga untuk mendukung Banda Aceh yang sudah masuk ke dalam Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia, dan tentu tidak mudah untuk masuk 100 besar," terangnya.

Ia menilai Kota Banda Aceh layak untuk menerapkan Program Smart City. "Sebelumnya, kami sudah meneliti 514 Kabupaten/Kota mana yang berpotensi menerapkan program smart city. Salah satu syaratnya yakni kemampuan ruang fiskal, APBD dikurangi biaya rutin atau biaya yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan. Terus kotanya sustainable atau tidak. Dan Banda Aceh saya nilai layak dan punya kapasitas untuk menerapkan program smart city," jelasnya.

Secara khusus, Rudiantara juga mendorong pemanfaatan TIK di segala sektor pembangunan. "Misalnya di sektor kesehatan, sediakan internet di setiap Puskesmas sehingga data semua pasien terinput. Jadi saat hendak berobat, masyarakat tidak ditanya lagi soal administrasi tapi langsung ke keluhan pasien. Begitu juga di sekolah-sekolah dan kantor pemerintah. Dengan program smart city, pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik," imbuhnya.

Berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur dan keindahan kota, ia meminta Wali Kota Banda Aceh mengaturnya dengan tegas. "Saya mendorong Pak Wali untuk menerbitkan Perwal (Peraturan Wali Kota) yang mengatur semua kabel utilitas harus di bawah tanah. Dengan begitu, kotanya semakin indah dan aspek pemeliharaan juga lebih mudah," tambahnya.

Penandatanganan MoU antara Pemkot Banda Aceh dengan APJII dilakukukan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dengan Ketua APJII Jamalul Izza. Selain itu Wali Kota Aminullah Usman juga melakukan MoU bersama dengan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar. 

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Banda Aceh juga meneken MoU dengan Ketua Yayasan Penguatan Partisipasi Inisiatif Masyarakat Indonesia (Yappika) yang diwakili Firman Mujadid serta Ketua Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Askhalani.

Aminullah, Wali Kota Banda Aceh, bertekad menjadikan pelayanan publik semakin simple serta mudah dan memangkas rantai birokrasi sebagaimana diamanahkan Presiden Joko Widdodo (Jokowi) pada berbagai kesempatan. "Apalagi Banda Aceh sudah terpilih sebagai salah satu pilot project smart city di Indonesia," tegasnya.

Melalui MoU antara Pemda dan APJII ini, Aminullah berharap dapat menyinergikan program untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai kota cerdas  yang berkesinambungan.

"Kami sangat mengharapkan peran APJII sebagai kolaborator antara kami dengan mitra APJII yang kami yakin sangat berkompeten di bidangnya," cetusnya.

Bahkan, menurut Aminullah, kerja sama tidak hanya di bidang infrastruktur, namun juga ke sektor lainnya. "Misalkan terkait infrastruktur, pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM serta sektor lainnya. Dengan hal tersebut kami harapkan agar kami yang di Aceh ini akan sama infrastruktur dan kualitas SDM-nya dengan saudara-saudara kami yang ada di Pulau Jawa," tukasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0