Wabah Virus Corona, Apple Batasi Perjalanan ke China Hingga Tutup Toko Ritel :: Nusantaratv.com

Wabah Virus Corona, Apple Batasi Perjalanan ke China Hingga Tutup Toko Ritel

Apple Mengatakan Penjualan di Wilayah Sekitar Kota Wuhan Sebagai Tempat Asal Virus Corona Sangat Rendah.
Wabah Virus Corona, Apple Batasi Perjalanan ke China Hingga Tutup Toko Ritel
CEO Apple, Tim Cook. (Stmarket)

Jakarta, Nusantaratv.com - CEO Apple, Tim Cook, mengatakan perusahaan mulai membatasi perjalanan karyawan ke China di tengah wabah virus corona. Bahkan, Apple telah menutup satu toko di Negeri Tirai Bambu itu, serta mengurangi jam operasional untuk lokasi ritel lainnya.

Tak hanya Apple, sejumlah perusahaan teknologi lainnya, di antaranya Facebook dan LG, juga membatasi perjalanan karyawan ke China jika tidak dalam kondisi bisnis yang sangat mendesak. 

"Kami telah menutup salah satu toko ritel kami dan sejumlah mitra saluran juga telah menutup etalase mereka," ujar Cook, dilansir dari The Verge, Selasa (28/1/2020).

Hal tersebut disampaikan Cook dalam pertemuan dengan investor, usai merilis pendapatan kuartalan Apple, pada Selasa (28/1/2020).

Baca Juga: Khawatir Virus Corona, Facebook dan LG Batasi Perjalanan Bisnis ke China

Apple mengatakan penjualan di wilayah sekitar Kota Wuhan, Provinsi Hubei, di mana wabah virus corona berasal, sangat rendah. Apple juga menyebut lalu lintas ritelnya di seluruh China telah terkena dampak negatif karena situasi tersebut.

Sebagian alasannya adalah pemerintah China telah memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek, mendorong orang untuk tinggal di rumah dan menghindari penyebaran atau penularan virus secara tidak sengaja.

Cook mengatakan Apple telah memperhitungkan penundaan pembukaan kembali fasilitas produksinya karena perpanjangan liburan. Diungkapkan Cook, proyeksi pendapatan perusahaan untuk kuartal mendatang akan mencerminkan hal itu.

Selain itu, Apple memberikan perlengkapan perawatan kepada karyawan di wilayah Wuhan, secara teratur mengukur suhu karyawan untuk memeriksa gejala demam dan gejala flu yang menandakan virus, dan secara agresif membersihkan toko dan kantor ritel.

Upaya yang ditempuh Apple menjadi bukti bahwa virus corona mempengaruhi kehadiran industri teknologi di salah satu pasar yang paling vital tersebut, baik untuk penjualan maupun operasi manufaktur.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0